Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Ratusan Personel Ditpolairud Polda Aceh Bersihkan Pantai Syiah Kuala
BANDA ACEH Ratusan personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Aceh menggelar kegiatan ASRI (Indonesia Aman, Sehat
NASIONAL
JAKARTA -Pintu partai politik kini terbuka lebar bagi Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), usai dinyatakan bukan lagi bagian dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang mengungkapkan bahwa Gerindra siap menerima Jokowi jika mantan gubernur DKI Jakarta itu memutuskan untuk bergabung.
Prabowo mengungkapkan hal tersebut setelah melakukan makan malam bersama Jokowi di kediamannya di Jalan Kertanegara 4, Jakarta Selatan, pada Jumat malam (6/12). Prabowo menjelaskan bahwa pertemuan tersebut lebih banyak membicarakan soal nostalgia dan kenangan, namun ia juga menyebutkan bahwa Gerindra terbuka jika Jokowi ingin bergabung, meskipun ia menegaskan tidak akan memaksakan hal tersebut.
“Kami terbuka, tapi tentunya kami enggak bisa maksa beliau masuk,” ujar Prabowo saat ditemui usai makan malam. Prabowo menambahkan bahwa pertemuan dengan Jokowi juga merupakan bentuk kunjungan balasan, karena beberapa waktu lalu Jokowi mengunjungi Prabowo di Solo.
Sebelumnya, pernyataan yang cukup mengejutkan datang dari Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, yang menegaskan bahwa Jokowi dan keluarganya sudah tidak lagi menjadi bagian dari partai berlambang banteng tersebut. Hasto mengungkapkan bahwa tindakan dan praktik politik Jokowi sudah tidak lagi sejalan dengan cita-cita partai yang dibangun sejak era Bung Karno.
“Pak Jokowi dan keluarga sudah tidak lagi menjadi bagian dari PDI Perjuangan,” kata Hasto dalam jumpa pers pada Rabu (24/11). Ia menambahkan bahwa perbedaan pandangan politik antara Jokowi dan PDIP semakin jelas, terutama terkait dengan ambisi kekuasaan yang dinilai tidak sejalan dengan perjuangan partai.
Menanggapi hal tersebut, Jokowi secara terbuka menyebut bahwa PDIP kini bisa dianggap sebagai “partai perorangan.” Dalam pernyataannya, Jokowi mengindikasikan bahwa ia tidak lagi terafiliasi dengan PDIP dan tak ada partai politik yang kini mewakili dirinya.
Jokowi juga mengungkapkan bahwa kedatangannya ke kediaman Prabowo untuk makan malam kali ini adalah sebuah kunjungan balasan setelah Prabowo beberapa waktu lalu mampir ke Solo. “Karena kangen,” kata Jokowi mengungkapkan suasana pertemuan tersebut.
Meski Gerindra memberikan sinyal terbuka, keputusan apakah Jokowi akan bergabung dengan partai tersebut atau tidak masih belum dapat dipastikan. Prabowo sendiri menegaskan bahwa Gerindra tidak akan memaksa Jokowi untuk bergabung dan akan menghormati keputusan apapun yang diambil oleh Presiden Jokowi.
(N/014)
BANDA ACEH Ratusan personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Aceh menggelar kegiatan ASRI (Indonesia Aman, Sehat
NASIONAL
BINJAI Institut Syekh Abdul Halim Hasan (INSAN) Binjai mewisuda 402 lulusan Program Sarjana (S1) dalam prosesi Wisuda XXIX yang digelar
PENDIDIKAN
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah wilayah Provinsi Bali pada Jumat, 19 Juni 2026
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
NASIONAL
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Jawa Barat akan mengalami cuaca cer
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di seluruh wilayah Daerah Khusus Jakarta akan didominas
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Provinsi Aceh akan mengalami hujan ringan
NASIONAL
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Sumatera Utara akan mengalami hujan ring
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap peran pihak swasta, Glory Harimas Sihombing (GHS), dalam kasus dugaan korupsi tata kelola
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menetapkan satu tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi G
HUKUM DAN KRIMINAL