Misbakhun Ungkap Tujuan MBG: Tingkatkan Kualitas SDM Indonesia
PASURUAN Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bagian dari intervensi pemerin
NASIONAL
MEDAN - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumatera Utara (Sumut) mendorong Pemerintah Provinsi untuk lebih kreatif, inovatif, dan berpikir out of the box dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam Rapat Paripurna DPRD Sumut yang digelar di Gedung DPRD, Rabu (23/7), juru bicara Fraksi PDI Perjuangan Agustinus Zega menyatakan bahwa langkah optimalisasi pendapatan melalui digitalisasi sistem pemungutan pajak seharusnya mengikuti perkembangan zaman. Namun menurutnya, penjelasan Gubernur Sumut justru belum menunjukkan langkah konkret.
"Jawaban Gubernur Sumut terkait optimalisasi pendapatan daerah belum konkret. Kami menilai Pemprov harus lebih kreatif dan inovatif dalam menggali potensi daerah," tegas Agustinus.
Desak Perencanaan dan Penganggaran Berbasis Transparansi
Fraksi PDI Perjuangan juga menekankan pentingnya perencanaan dan penganggaran daerah yang akurat dan transparan. Analisis prognosis pendapatan dan perencanaan belanja daerah harus dikaji secara matang, dengan memanfaatkan seluruh potensi lokal sebagai sumber pendapatan.
"Semua proses anggaran harus berpedoman pada prinsip transparansi dan akuntabilitas," lanjut Agustinus.
Kritik atas Kinerja Infrastruktur dan Administrasi
Fraksi PDIP turut mengkritik pengakuan Pemprov Sumut bahwa pembangunan infrastruktur belum berjalan optimal. Mereka menilai alasan seperti kendala teknis, kesiapan lahan, dan perizinan tidak dapat diterima secara logis.
"Pembangunan infrastruktur seharusnya sudah disiapkan dari sisi teknis dan administratif sebelum pelaksanaan. Alasan keterlambatan tidak dapat dijadikan pembenaran," tegasnya.
Pendidikan, Perkebunan, dan Agraria Jadi Sorotan
Dalam bidang pendidikan, Fraksi PDIP meminta agar pemetaan kebutuhan infrastruktur pendidikan menjadi prioritas utama, terutama di daerah yang masih minim akses.
"Pendidikan harus memenuhi rasa keadilan masyarakat dan mengacu pada standar pelayanan minimal, terutama di daerah terpencil," ujar Agustinus.
Fraksi juga menyoroti persoalan agraria. Mereka mendesak Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) untuk aktif berkoordinasi dan menyampaikan progres penyelesaian konflik agraria kepada DPRD maupun komisi terkait.
"Ini agar kerja GTRA terpantau dan menjadi saluran aspirasi rakyat dalam penyelesaian konflik agraria," pungkasnya.*
(j006)
PASURUAN Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bagian dari intervensi pemerin
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menolak wacana perubahan sistem pemilihan umum (Pemilu) menjadi pemilihan tid
POLITIK
JAKARTA Serikat Pekerja Kampus (SPK) menilai peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum refleksi atas kondisi
PENDIDIKAN
MEDAN Kelompok Medan Teater menggelar Festival Musikalisasi Puisi bertajuk Kopi & Kepo di Taman Budaya Medan, Jalan Perintis Kemerdekaan
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Pemerintah tengah mengkalkulasi penyesuaian iuran BPJS Kesehatan tahun ini di tengah tekanan defisit program Jaminan Kesehatan N
KESEHATAN
JAKARTA Rencana pemerintah menurunkan potongan aplikasi transportasi daring menjadi 8 persen dari sebelumnya sekitar 20 persen dinilai t
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah membuka rekrutmen besarbesaran untuk 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Posisi ini menjadi salah s
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah mendorong pengembangan compressed natural gas (CNG) dalam kemasan tabung 3 kilogram sebagai alternatif pengganti liqu
EKONOMI
TAPSEL Kepolisian Resor Tapanuli Selatan menangkap seorang pria berinisial RUN (33) saat diduga hendak memperjualbelikan sisik trenggili
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menyoroti maraknya penyebaran informasi tidak terverifikasi di med
POLITIK