Kirimkan Hak Jawab, Ini Penjelasan Kepala SPPG Medan Tembung 3
MEDAN Setelah delapan hari terakhir viral, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medan Tembung 3, akhirnya mengirimkan Surat Hak Jawab
HUKUM DAN KRIMINAL
Mutiara, Kalimantan Timur – Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) meninjau langsung kegiatan operasional migas dan program konservasi orang utan di wilayah kerja PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS), anak usaha Pertamina Hulu Indonesia (PHI), yang beroperasi di bawah Regional 3 Kalimantan, Subholding Upstream Pertamina.

Kunjungan yang berlangsung pada Rabu, 24 Juli 2025 itu dipimpin oleh Wakil Komisaris Utama Pertamina, Todotua Pasaribu, dan diikuti oleh para Komisaris yakni Nanik S. Deyang, Condro Kirono, dan Raden Adjeng Sondaryani, serta Direktur Manajemen Risiko Pertamina, Ahmad Siddik Badruddin.
Rombongan mengunjungi Mutiara Central Plant (MCP) dan berdialog dengan pekerja untuk memahami lebih dekat tantangan serta capaian kinerja lapangan migas tua yang tetap menunjukkan tren positif. Hingga pertengahan 2025, PHSS mencatat produksi gas bumi sebesar 93,11 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd) dan minyak sebesar 12.752 barel per hari (bpod).
Sinergi dan Kolaborasi Jadi Kunci
Dalam diskusi bersama manajemen PHSS yang dipimpin oleh Direktur Sunaryanto dan General Manager Zona 9, Julfrinson Alfredo Sinaga, Todotua menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi kompleksitas operasional di lapangan migas yang sudah mature.
"Koordinasi dan sinergi menjadi fondasi penting dalam menjaga kinerja migas nasional, terutama dalam menghadapi tantangan teknis dan keekonomian lapangan tua," ujar Todotua.
Konservasi Orang Utan Jadi Perhatian
Selain operasional migas, Dewan Komisaris juga mengunjungi lokasi program konservasi orang utan yang dijalankan oleh Zona 9 melalui anak usaha seperti PEP Tanjung, PEP Sangasanga, dan PEP Sangatta. Program ini bekerja sama dengan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) dan telah mengadopsi tiga individu orang utan serta melakukan penanaman ribuan pohon sejak 2024.
Komisaris Nanik S. Deyang mengapresiasi inisiatif ini sebagai bagian dari tanggung jawab ekologis korporasi.
"Reintroduksi orang utan ke habitat alaminya adalah langkah krusial dalam menjaga keseimbangan hutan tropis. Konservasi harus berdampak ekologis sekaligus sosial," kata Nanik.
MEDAN Setelah delapan hari terakhir viral, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medan Tembung 3, akhirnya mengirimkan Surat Hak Jawab
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tim PSSI dikabarkan tengah memproses naturalisasi Demiane Agustien, pemain muda yang saat ini terdaftar di Arsenal U21. Pemain
OLAHRAGA
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat (KUR) BCA 2026 dapat menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMK
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat Badan Nasional Penanggulangan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggu
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Aksi demonstrasi mahasiswa yang mengatasnamakan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kota Binjai di Kantor Wa
PERISTIWA
JAKARTA Pemerintah berencana membagikan ponsel gratis yang dilengkapi rekening digital untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat di lingkungan Badan Nasion
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Tamsil Linrung menerima audiensi Denny Indrayana, Refly Harun, dan sejumlah perwaki
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menggelar ekspose atau gelar perkara terkait operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan
HUKUM DAN KRIMINAL