BREAKING NEWS
Sabtu, 30 Agustus 2025

Tito Karnavian Imbau Bupati Pangkas Anggaran Tak Perlu: Perjalanan Dinas & Rapat Dibidik

Justin Nova - Kamis, 28 Agustus 2025 14:29 WIB
Tito Karnavian Imbau Bupati Pangkas Anggaran Tak Perlu: Perjalanan Dinas & Rapat Dibidik
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian saat menghadiri acara APKASI Otonomi Expo 2025 yang digelar di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Kamis (28/8). (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TANGERANG — Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengimbau pemerintah daerah setingkat kabupaten untuk turut melakukan efisiensi anggaran secara serius.

Hal ini disampaikan Tito saat menghadiri acara APKASI Otonomi Expo 2025 yang digelar di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Kamis (28/8).

Tito menjelaskan, dari total 461 kabupaten di Indonesia, sekitar 350 kabupaten masih sangat bergantung pada transfer dana dari pemerintah pusat.

Baca Juga:

Oleh karena itu, efisiensi anggaran di tingkat daerah menjadi langkah penting untuk menjaga kestabilan dan efektivitas penggunaan anggaran.

"Sebelumnya, telah diterbitkan Instruksi Presiden yang menugaskan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk mengatur efisiensi di kementerian dan lembaga, termasuk pemerintah daerah melalui Kemendagri," ujar Tito dalam sambutannya.

Baca Juga:

Lebih lanjut, Tito menyampaikan bahwa Kemendagri telah mengeluarkan surat edaran agar pemerintah daerah lebih cermat dalam mengawasi dan mengurangi pengeluaran yang tidak perlu.

"Contohnya, perjalanan dinas yang berlebihan, rapat yang sebenarnya cukup dua kali namun dibuat sampai 20 kali, serta pengeluaran untuk makanan dan minuman yang mencapai miliaran rupiah. Bahkan, untuk daerah yang anggarannya Rp 100 juta, kadang dibuat sampai miliaran, termasuk juga perawatan gedung yang terkadang ada mark-up," jelas mantan Kapolri ini.

Tito memberikan apresiasi kepada Bupati Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan, Bursah Zarnubi, yang berhasil menghemat anggaran hingga Rp 462 miliar dari pengurangan kegiatan yang tidak produktif.

Anggaran hasil penghematan tersebut kemudian dialokasikan untuk pembangunan irigasi serta mendukung program swasembada pangan.

Selain efisiensi, Tito juga mendorong kepala daerah untuk menggali sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tidak memberatkan masyarakat, terutama kelas bawah, dengan membuka kerja sama bersama pihak swasta.

"Para kepala daerah juga diminta untuk memanfaatkan peluang dari program unggulan pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Desa Merah Putih," tambahnya.*

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pembukaan APKASI Otonomi Expo Tahun 2025, Kabupaten Batu Bara Tampilkan Produk UMKM Unggulan
Pemerintah Dorong Digitalisasi Layanan Publik Lewat GovTech AI, Target Efisiensi hingga Rp400 Triliun
CMMI Kecam Anggaran Rp3 Miliar untuk HUT Tapteng: Anggaran Rakyat Bukan untuk Pesta Seremonial
DPRD Tapteng Soroti Anggaran Rp 3 Miliar untuk HUT Daerah, Sementara Beasiswa Mahasiswa Nyaris Dihentikan
Bimtek Aparatur Desa Tapsel di Medan Tuai Sorotan: Janji Kampanye Bupati Gus Irawan Dipertanyakan
Imbas Kasus Korupsi Wamenaker, Pengamat: Saatnya Prabowo Reshuffle Kabinet
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru