BREAKING NEWS
Minggu, 31 Agustus 2025

Pekan Iklim Bali 2025, Bali Perkuat Peran Daerah dalam Aksi Iklim Nasional

Fira - Kamis, 28 Agustus 2025 15:35 WIB
Pekan Iklim Bali 2025, Bali Perkuat Peran Daerah dalam Aksi Iklim Nasional
Pemprov Bali bersama Koalisi Bali Emisi Nol Bersih menyelenggarakan Forum Investasi Iklim sebagai bagian dari rangkaian Pekan Iklim Bali 2025 di Prime Plaza Sanur, Denpasar, Kamis (28/8). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali bersama Koalisi Bali Emisi Nol Bersih menyelenggarakan Forum Investasi Iklim sebagai bagian dari rangkaian Pekan Iklim Bali 2025.

Kegiatan ini berlangsung di Prime Plaza Sanur, Denpasar, Kamis (28/8), dan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari pemerintah pusat, daerah, sektor swasta, akademisi, hingga lembaga keuangan.

Forum ini mengangkat tema utama mengenai peran strategis kepemimpinan daerah dalam memperkuat komitmen terhadap aksi iklim, sekaligus memperluas akses terhadap skema pembiayaan berkelanjutan demi mendukung target penurunan emisi baik di tingkat nasional maupun global.

Baca Juga:

Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, dalam sambutannya menekankan bahwa pemerintah daerah memiliki peranan penting dalam memastikan keberlanjutan agenda iklim.

Hal ini karena pemimpin daerah merasakan langsung dampak krisis iklim yang terjadi di lapangan.

Baca Juga:

"Pemimpin daerah memiliki peran kunci dalam implementasi aksi iklim, karena mereka terlibat langsung dalam berbagai tantangan dan dinamika lokal. Forum ini menjadi ruang untuk berbagi wawasan, memperkuat jaringan kolaborasi, dan merumuskan solusi konkret demi mewujudkan ambisi iklim daerah yang sejalan dengan target nasional," ungkap Dewa Made Indra.

Ia menyampaikan, Pemprov Bali telah menyusun peta jalan menuju Bali Emisi Nol 2045.

Namun, untuk mencapai target tersebut, diperlukan skema pembiayaan yang inovatif dan kolaboratif, mengingat besarnya kebutuhan anggaran yang harus dipenuhi.

Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Muhammad Rachmat Kaimuddin, menyoroti pentingnya penguatan solusi iklim berbasis riset dan praktik terbaik di daerah.

"Pembiayaan iklim yang berkelanjutan dan inklusif menjadi hal mendesak. Forum ini merupakan momentum untuk menggali berbagai opsi pembiayaan, mulai dari lembaga pendanaan internasional hingga investor lokal, agar proyek iklim dapat berjalan efektif dan berkelanjutan," ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Syamsi Gunarta, memaparkan pengembangan Bali Climate Finance Platform (BCFP) sebagai inovasi lokal yang dirancang untuk memperkuat kesiapan proyek-proyek iklim di Bali.

"BCFP menjadi penghubung antara berbagai aktor, dari pemerintah hingga investor, untuk memastikan proyek-proyek iklim dapat dikembangkan secara menyeluruh, berkelanjutan, dan memiliki daya tarik investasi," jelas Syamsi.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Gubernur Sumut Terima Kunker BAM DPR RI, Usulkan Danau Toba Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata
Presiden Prabowo Lantik Mendiktisaintek Brian Yuliarto sebagai Kepala Badan Industri Mineral
Musrenbang Polda Bali 2025: Fokus Swasembada Pangan, Transisi Energi, dan Ekonomi Inklusif
Bupati Langkat Dorong UMKM Hijau Lewat Pelatihan Green Tourism Bersama Bank Indonesia dan Kemenparekraf
Dorong Ekonomi Hijau, Pemerintah dan Pelaku Usaha Siapkan Aksi Nyata di ISF 2025
Mentan Tegaskan Arahan Presiden Prabowo: Percepat Hilirisasi Pangan dan Hentikan Impor Gula
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru