MEDAN – Sebanyak 1.992 unit rumah tak layak huni di Sumatera Utara dipastikan akan mendapatkan bantuan renovasi melalui Program Bedah Rumah dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kemen PKP) pada tahun 2025.
Total anggaran yang disiapkan untuk program ini diperkirakan mencapai Rp30 miliar, dengan target penyelesaian seluruh unit sebelum akhir tahun.Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kemen PKP, Azis Andriansyah, mengatakan bahwa saat ini ribuan rumah tersebut tengah memasuki tahap verifikasi.
Lokasi penyebaran rumah berada di 13 kabupaten/kota, di antaranya Kota Medan, Deli Serdang, Padang Sidempuan, Serdang Bedagai, Asahan, Simalungun, Langkat, Toba, Samosir, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan."Konsen pemerintah untuk melakukan renovasirumahlayak huni cukup besar. Kami targetkan pertengahan Desember semua sudah rampung. Kalau ini berhasil, Presiden berkomitmen menambah kuota," ujar Azis dalam kegiatan Sosialisasi Permen PKP Nomor 9 dan 10 Tahun 2025 di Medan, Selasa (16/9).
Ia juga menyampaikan, program bedah rumah merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk menurunkan angka kemiskinan dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah.Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera II, Wahyu Adi Satriawan, menambahkan bahwa nilai anggaran per unit rumah dalam program ini mencapai sekitar Rp20 juta.
"Totalnya sekitar Rp30 miliar. Semua program ini berbasis pada regulasi dan sudah memiliki payung hukum yang kuat dari pemerintah," katanya.