BREAKING NEWS
Selasa, 10 Maret 2026

Mensos Janji Percepat Sekolah Rakyat dan Tambah Kuota PBI untuk Labuhanbatu

- Sabtu, 20 September 2025 09:49 WIB
Mensos Janji Percepat Sekolah Rakyat dan Tambah Kuota PBI untuk Labuhanbatu
Menteri Sosial Republik Indonesia, H. Saifullah Yusuf (gus ipul) (foto: narasitv)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA – Menteri Sosial Republik Indonesia, H. Saifullah Yusuf, menyatakan komitmennya untuk mendukung dua program strategis Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu.

Hal ini disampaikannya dalam pertemuan dengan Bupati Labuhanbatu Hj. Maya Hasmita di ruang rapat Kementerian Sosial, Gedung A, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Jumat (19/9/2025).

Dua program tersebut yaitu pendirian Sekolah Rakyat dan penambahan kuota penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan untuk masyarakat Labuhanbatu.

Baca Juga:
"Kementerian Sosial akan segera memproses percepatan realisasi pendirian Sekolah Rakyat sesuai usulan Bupati Labuhanbatu," ujar Mensos Saifullah Yusuf.

Sementara terkait kuota PBI, Mensos menyebut saat ini masih dalam proses verifikasi karena Labuhanbatu masih memiliki sisa kuota yang belum sepenuhnya dimanfaatkan.

Respons Positif dari Bupati Maya Hasmita

Bupati Labuhanbatu, Hj. Maya Hasmita, menyambut baik perhatian Kemensos terhadap aspirasi daerahnya. Ia menegaskan bahwa pendidikan dan kesehatan adalah dua fokus utama dalam masa kepemimpinannya.

"Alhamdulillah, usulan kami direspons baik. Melalui Sekolah Rakyat, kami ingin memastikan seluruh anak di Labuhanbatu memiliki akses pendidikan yang layak," kata Maya.

Ia juga menegaskan pentingnya program BPJS-PBI dalam menjamin pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu.

Turut mendampingi Bupati dalam pertemuan tersebut adalah Kepala Dinas Sosial Safrizal Hasibuan, Plt Kepala Bappeda Nelson M Bangun, Plt Kadis Pendidikan Abdi Jaya Pohan, serta Kadis P3A Hj. Tuti Novrida.

Fasilitas Lengkap di Sekolah Rakyat

Kepala Dinas Sosial Labuhanbatu, Safrizal Hasibuan, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bentuk sekolah gratis dari tingkat SD hingga SMA yang dikhususkan untuk keluarga prasejahtera.

"Semua kebutuhan siswa ditanggung pemerintah, mulai dari seragam, alat tulis, makan harian, hingga tempat tinggal," ucap Safrizal.

Sekolah ini direncanakan akan dibangun di kawasan bekas Kompleks Islamic Center Labuhanbatu.

25.700 Data Usulan PBI Sudah Masuk

Plt Kepala Bappeda Labuhanbatu, Nelson M Bangun, menambahkan bahwa Pemkab telah mengajukan 25.700 data calon penerima PBI ke Pusdatin Kemensos. Labuhanbatu sendiri masih memiliki 162.936 kuota antrian untuk program ini.

"Kami berharap realisasi bantuan ini bisa segera dilaksanakan tahun ini," harap Nelson.

Sebagai informasi, kunjungan Bupati Labuhanbatu ke Kementerian Sosial kali ini bersamaan dengan kunjungan dari Bupati Serang, Bupati Kupang, dan Bupati Grobogan.*

(ms/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tragis! Pria Asal Sumut Habisi Nyawa Kekasihnya di Surabaya
Bunda PAUD Sumut Lantik Maya Hasmita, Dorong Pendidikan Anak Usia Dini Berkualitas di Labuhanbatu
Ketua KPU Labura Diperiksa DKPP, Bantah Terima Suap Rp417 Juta dari Caleg PDIP
Keluarga Siswi Geruduk Sekolah, Tuding Oknum Guru Lakukan Pelecehan Saat Piket
Nobar Film “Lyora” di Rantauprapat, Trinovi Sitorus: Film yang Menyentuh Hati Para Pejuang Garis Dua
Wagub Sumut Apresiasi Peran Univa Labuhanbatu dalam Mencetak SDM Unggul dan Berakhlak
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru