Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
PADANGSIDIMPUAN — Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah/
BAPPEDA Kota
Padangsidimpuan menggelar kegiatan
sosialisasi dan diseminasi hasil
penelitian tahun 2025 di Aula
BAPPEDA, Senin, 22 September 2025.
Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam memanfaatkan hasil
riset sebagai dasar
perencanaan pembangunan.Kegiatan resmi dibuka oleh Plt. Sekretaris Daerah Kota
Padangsidimpuan, Rahmat Marzuki Nasution, SH, MH, CGCAE, yang menegaskan pentingnya pendekatan berbasis data dan bukti ilmiah dalam proses
pembangunan.
Baca Juga:
"Penelitian adalah fondasi penting dalam penyusunan
perencanaan pembangunan yang akurat dan tepat sasaran. Hasilnya harus dioptimalkan agar memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat," ujar Rahmat dalam sambutannya.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah/OPD se-Kota
Padangsidimpuan, perwakilan perguruan tinggi, Badan Eksekutif Mahasiswa/BEM, hingga pelajar SMA dari berbagai sekolah di kota tersebut.Kehadiran lintas sektor, termasuk generasi muda, menunjukkan bahwa
penelitian tidak hanya milik kalangan akademisi, tetapi juga menjadi bagian penting dari proses
pembangunan yang inklusif.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah pemaparan hasil
penelitian unggulan dari
Universitas Aufa Royhan/
UNAR. Rektor
UNAR, Dr. Anto, SKM, M.Kes, MM, yang juga dosen tetap Magister Kesehatan Masyarakat, didaulat sebagai narasumber utama.
Dr. Anto mempresentasikan hasil
penelitian berjudul "Pengembangan Model MEENAK/Ethnic Education Nutrition berbasis Keluarga Terhadap Perubahan Perilaku Gizi dalam Pencegahan Stunting di Kota
Padangsidimpuan."Model MEENAK menekankan pentingnya pendekatan berbasis keluarga dalam mengubah perilaku gizi masyarakat.
Dengan mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam edukasi gizi, model ini dinilai lebih mudah diterima dan dipraktikkan oleh masyarakat."Harapan kami, hasil
penelitian ini bisa diimplementasikan sebagai salah satu program strategis daerah untuk percepatan penurunan angka stunting," jelas Dr. Anto.
Kegiatan ini berlangsung dinamis dan disambut antusias oleh peserta.
BAPPEDA berharap, melalui forum ini, akan terbentuk kerja sama yang lebih erat antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, terutama dalam hal pemanfaatan dan publikasi hasil
penelitian serta pengabdian kepada masyarakat.
Sinergi ini diyakini akan melahirkan solusi inovatif dan aplikatif yang mampu mendukung
pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kota
Padangsidimpuan.*
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.