Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam mewujudkan daerah yang inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas, khususnya komunitas Tuli.
Komitmen ini disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, saat menerima audiensi Dewan Pengurus Daerah Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (DPD Gerkatin) Provinsi Lampung di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Senin (6/10).
Dalam audiensi tersebut, Ketua DPD Gerkatin Lampung, Muhammad Faris, didampingi jajaran pengurus bersama Juru Bahasa Isyarat (JBI) Akbar dan pendamping dari Yayasan Satunama Yogyakarta, Sely, menyampaikan aspirasi terkait perlunya peningkatan aksesibilitas, dukungan pelatihan vokasi, serta keterlibatan juru bahasa isyarat dalam kegiatan-kegiatan publik.Baca Juga:
"Kami ingin mewujudkan Lampung yang lebih inklusif, sejalan dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs)," ujar Faris.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Jihan Nurlela menyampaikan apresiasi atas semangat dan kontribusi komunitas Tuli dalam memperjuangkan kesetaraan hak.
"Pemerintah Provinsi Lampung, di bawah arahan Bapak Gubernur, sangat peduli terhadap penyandang disabilitas. Kami ingin memastikan pertumbuhan pembangunan berjalan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk teman-teman Tuli," tegasnya.
Wagub Jihan juga menekankan pentingnya kehadiran Juru Bahasa Isyarat dalam kegiatan-kegiatan pemerintah, khususnya yang bersifat publik, guna menjamin keterjangkauan informasi bagi penyandang Tuli.
"Nantinya dalam kegiatan seperti Musrenbang dan agenda besar lainnya, kita akan hadirkan juru bahasa isyarat. Ini akan kami konsultasikan dengan Biro Hukum untuk kemungkinan dibuatkan MoU bersama Gerkatin," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Gerkatin juga menyampaikan aspirasi terkait peningkatan keterampilan dan akses dunia kerja bagi anggota komunitas Tuli.
Menanggapi hal ini, Wagub memastikan bahwa masukan tersebut akan dikaji dan ditindaklanjuti bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
"Masukan teman-teman terkait bursa kerja, pelatihan vokasi, dan peningkatan skill akan kami tampung dan bahas lebih lanjut dengan dinas terkait. Insya Allah kami akan berupaya mengakomodasi kebutuhan teman-teman Gerkatin," lanjutnya.
Ia juga mendorong Gerkatin untuk terus memberikan motivasi kepada anggotanya, khususnya yang belum menyelesaikan pendidikan formal.
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL