Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, melakukan audiensi dengan Menteri PUPR RI, Dody Hanggodo, di Gedung Kementerian PU RI, Jakarta, pada Rabu (15/10/2025). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
JAKARTA – Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, melakukan audiensi dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Dody Hanggodo, di Gedung Kementerian PU RI, Jakarta, pada Rabu (15/10/2025).
Pertemuan ini difokuskan pada percepatan pembangunan infrastruktur, terutama perbaikan dan pelebaran jalan di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Anton didampingi Kepala Dinas PUTR Simalungun, Hotbinson Damanik, dan memaparkan sejumlah usulan pembangunan strategis yang dinilai sangat mendesak demi menunjang mobilitas dan perekonomian masyarakat.
"Kami datang untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pusat. Besar harapan kami agar program-program pembangunan di Simalungun mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian PU, baik dari sisi pendanaan maupun pendampingan teknis," ujar Bupati Anton Saragih usai pertemuan.
Bupati Anton menjelaskan, total panjang jaringan jalan di Simalungun saat ini mencapai 1.803,78 kilometer, yang terbagi dalam 448 ruas jalan.
Dari jumlah tersebut, 917,33 kilometer telah berada dalam kondisi mantap, sementara 886,45 kilometer lainnya masih dalam kondisi tidak layak atau rusak.
Menurutnya, kendala utama dalam perbaikan infrastruktur adalah keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Ia menyebut, dana infrastruktur jalan dan irigasi yang tersedia saat ini rata-rata hanya Rp145 miliar per tahun, termasuk dari Dana Alokasi Khusus (DAK), Bantuan Keuangan Provinsi (BKP), pinjaman daerah, serta program-program dari pusat seperti PHJD dan Inpres.
Sementara dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH), Simalungun hanya mampu mengalokasikan sekitar Rp60 miliar per tahun, yang dinilai masih jauh dari kebutuhan ideal untuk memperbaiki seluruh infrastruktur jalan.
Selain pembangunan jalan, pertemuan juga membahas kebutuhan jembatan, saluran irigasi, dan air bersih yang masih menjadi tantangan di berbagai wilayah Simalungun.
Bupati Anton menegaskan, percepatan pemerataan pembangunan infrastruktur akan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi lokal, terutama di wilayah-wilayah yang sebelumnya terisolasi akibat kondisi jalan yang buruk.
"Pemerataan pembangunan infrastruktur akan membawa dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat," katanya.