BREAKING NEWS
Sabtu, 14 Februari 2026

Pimpin Upacara Hari Santri, Bupati Batu Bara: Santri Harus Berilmu, Berakhlak, dan Berdaya untuk Bangsa

Muhammad Taufik - Rabu, 22 Oktober 2025 14:07 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri, Bupati Batu Bara: Santri Harus Berilmu, Berakhlak, dan Berdaya untuk Bangsa
Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., memimpin langsung Upacara Hari Santri di Lapangan Bola Kaki Sei Bejangkar, Rabu (22/10/2025). (foto: Diskominfo Kab. Batu Bara)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BATU BARA - Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2025, Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., memimpin langsung Upacara Hari Santri yang berlangsung dengan khidmat di bawah rintik-rintik hujan, di Lapangan Bola Kaki Sei Bejangkar, Rabu (22/10/2025).

Dalam amanatnya Bupati Batu Bara berpesan kepada para santri dan santriwati harus menjadi cerminan dan menjadi contoh bagi pelajar umum lainnya.

"Para santri harus menjadi contoh terutama dalam beribadah utamanya sholat dan mengaji," ujar Bupati Batu Bara.

Baca Juga:

Dirinya juga berpesan untuk tidak suka berbuat onar, tidak gampang terprovokasi, jangan mudah ikut-ikutan kegiatan yang buruk karena santri merupakan calon-calon ustadz dan pemimpin yang berakhlak mulia serta ikut menjaga ketertiban lingkungan masing-masing dan jangan mencoba-coba narkoba.

Bupati Batu Bara menginginkan ikrar santri harus dibacakan setiap hari sebelum kegiatan belajar-mengajar karena isi ikrar santri sangat bagus tentang santri yang berpegang teguh pada aqidah, ajaran, nilai, dan tradisi Islam Ahlussunnah wal Jama'ah, berideologi negara satu ideologi Pancasila, berkonstitusi satu Undang-Undang Dasar 1945, berkebudayaan satu kebudayaan Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam kesempatan ini, ia menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya 67 santri dalam musibah yang menimpa Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo Jawa Timur.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Kita semua berduka, bangsa ini berduka. Semoga seluruh korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kekuatan iman," lanjut Bupati Batu Bara Bapak Baharuddin.

Selanjutnya Bupati Batu Bara menyampaikan sambutan Menteri Agama. Penetapan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri merujuk pada tercetusnya "Resolusi Jihad" KH. Hasyim Asy'ari yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Resolusi jihad inilah yang membakar semangat dan mengobarkan api perlawanan anak bangsa, sehingga dengan gagah berani, tanpa ada rasa takut, anak-anak bangsa yang terdiri dari laki-laki, perempuan, orang tua, kaum muda, semua bersatu padu melakukan perlawanan kepada kolonial yang ingin kembali menjajah Indonesia.

"Dan berawal dari Resolusi Jihad 22 Oktober 1945, pecah peristiwa heroik tanggal 10 November 1945 yang kita peringati sebagai Hari Pahlawan," ujar Bupati Batu Bara.

Bupati Batu Bara berpesan kepada seluruh santri di Tanah Air, agar menjadi santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya. Rawatlah tradisi pesantren, tetapi juga peluklah inovasi zaman.

Bawalah semangat pesantren ke ruang publik, ke dunia kerja, ke ranah internasional. Tunjukkan bahwa santri mampu menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Forum Pesantren Alumni Gontor Digelar di Aceh Besar, Perkuat Sinergi Pendidikan Berbasis Pesantren
Tanggapi Polemik TV Nasional dan Pesantren, Haedar Nashir: Media Harus Kritis, Tapi Beretika
Trans7 Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Ujaran Kebencian Terkait Tayangan Pesantren
Cak Imin Pertanyakan Kritik DPR soal APBN untuk Ponpes Al Khoziny: Apa Solusi Anda?
Santri Desak Permintaan Maaf Atalia Praratya atas Ucapan Terkait Tragedi Al-Khoziny
Cak Imin: 80 Persen Santri Berasal dari Keluarga Miskin, Pemerintah Siap Perkuat Ekonomi Pesantren
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru