Maruli Siahaan Dorong Masyarakat Pahami Hak dan Kewajiban dalam Kehidupan Bermasyarakat
DELI SERDANG Anggota Komisi XIII DPR RI Maruli Siahaan mendorong masyarakat memahami hak asasi manusia (HAM) sekaligus kewajiban dalam k
NASIONAL
MALANG – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk media massa dan masyarakat digital, untuk bijak menyikapi dinamika kehidupan sosial, khususnya yang menyentuh aspek keagamaan.
Hal ini disampaikannya menanggapi polemik yang melibatkan salah satu stasiun televisi nasional dan pondok pesantren yang tengah ramai dibicarakan publik.
Haedar menilai, polemik tersebut seharusnya menjadi momentum bagi semua pihak untuk melakukan introspeksi, meningkatkan kualitas moral, serta menjunjung tinggi profesionalisme dalam menyampaikan informasi maupun kritik.Baca Juga:
"Kebebasan berekspresi itu penting, tapi tetap ada batasnya, yakni batas moral, etika, dan tanggung jawab sosial. Jangan sampai kebebasan ini justru menciptakan keresahan dan perpecahan," ujar Haedar saat ditemui usai membuka Rakornas Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) di Universitas Muhammadiyah Malang, Kamis (16/10/2025).
Haedar menekankan pentingnya menempatkan para kyai dan pesantren sebagai bagian dari pilar kebangsaan yang telah berkontribusi besar dalam mencerdaskan umat, menjaga moralitas, dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa penghormatan terhadap institusi agama tidak berarti menutup ruang kritik.
Kritik tetap diperlukan selama disampaikan dalam koridor santun, objektif, dan membangun.
"Media harus tetap kritis, tapi beretika. Hormati pesantren sebagai lembaga pendidikan dan moral. Kritik tidak dilarang, asal tidak melecehkan atau menyudutkan secara sepihak," jelasnya.
Lebih lanjut, Haedar juga mengingatkan agar media sosial tidak menjadi tempat penyulut emosi publik.
Ia meminta warganet untuk tidak menyebar komentar provokatif yang justru memperluas konflik.
"Media sosial juga harus cooling down. Jangan sampai istilahnya, kolamnya keruh tapi ikannya tidak dapat. Masalah kebangsaan harus diselesaikan secara dewasa, bukan dengan emosi dan caci maki," tegas Haedar.
Menurutnya, menjaga keteduhan di ruang publik menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah atau tokoh agama, tapi juga masyarakat umum dan para pelaku industri media digital.
DELI SERDANG Anggota Komisi XIII DPR RI Maruli Siahaan mendorong masyarakat memahami hak asasi manusia (HAM) sekaligus kewajiban dalam k
NASIONAL
MEDAN Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan membongkar lokasi yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba di bantara
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan menangkap seorang remaja berinisial MYP, 18 tahun, yang diduga terlibat d
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Surat Izin Mengemudi (SIM) menjadi salah satu dokumen penting bagi pengendara. SIM merupakan bukti bahwa seseorang telah memiliki
NASIONAL
GAZA Utusan utama Board of Peace (BoP) untuk Gaza, Palestina, Nickolay Mladenov, mengatakan Israel akan mundur dari Jalur Gaza apabila p
INTERNASIONAL
JAKARTA Kementerian Pertahanan atau Kemhan meluruskan informasi yang beredar di media sosial mengenai peserta pelatihan Koperasi Desa/Ke
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) mulai pekan depan mewajibkan setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mencantumkan batas waktu ko
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi XIII DPR RI Maruli Siahaan bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggelar kegiatan Penguatan Relawan G
NASIONAL
BINJAI Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai menangkap lima pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika di wilayah hukum Polres B
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Pemandangan antrean pasien yang berdesakan kembali menjadi sorotan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. OK Arya Zulkarnain, Ka
KESEHATAN