BREAKING NEWS
Selasa, 31 Maret 2026

Gibran Rakabuming Serukan Santri Kuasai AI dan Blockchain, Ini Pesannya

Abyadi Siregar - Jumat, 24 Oktober 2025 15:57 WIB
Gibran Rakabuming Serukan Santri Kuasai AI dan Blockchain, Ini Pesannya
Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Tara Wahyu NV/detikJateng).(Foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

CIREBONWakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendorong kalangan santri untuk tidak hanya menjadi penjaga nilai moral dan spiritual bangsa, tetapi juga tampil sebagai ahli di bidang teknologi.

Hal itu disampaikan Gibran saat menghadiri Silaturahmi Nasional Alumni Menyongsong 3 Abad Buntet Pesantren Cirebon, yang digelar di Lapangan MANU Putra Buntet Pesantren, Kabupaten Cirebon, Kamis (23/10).

Dalam pidatonya, Gibran mengajak para santri untuk terus meningkatkan kapasitas di berbagai sektor teknologi, mulai dari artificial intelligence (AI), blockchain, data analitik, bioteknologi, robotika, hingga keamanan siber.

Baca Juga:

"Kita ingin ke depan lebih banyak lagi santri yang ahli AI, santri yang ahli blockchain, santri yang ahli data analitik, santri yang ahli bioteknologi, robotik, dan cyber security," ujar Gibran di hadapan ribuan santri.

Menurut Gibran, santri memiliki peran strategis dalam membangun masa depan bangsa.

Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, ia menilai santri merupakan aset nasional yang harus diberdayakan secara maksimal.

"Santri bukan hanya penjaga nilai moral dan spiritual, tetapi juga penggerak kemajuan bangsa," tegasnya.

Putra sulung Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, itu menegaskan bahwa pesantren perlu semakin terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern.

Ia berharap santri masa kini tidak hanya fasih dalam ilmu agama, melainkan juga unggul dalam bidang-bidang teknologi strategis yang akan menentukan arah Indonesia di masa depan.

Gibran menambahkan, penguasaan teknologi oleh santri sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk membangun sumber daya manusia unggul, berdaya saing global, dan berakhlak kuat.

Ia juga menyinggung pentingnya memanfaatkan momentum bonus demografi, di mana sebagian besar penduduk Indonesia berada pada usia produktif.

"Saat itulah kesempatan kita untuk meningkatkan produktivitas nasional. Peluang menuju Indonesia Emas semakin terbuka lebar," kata Gibran.

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru