Baru 16 Persen Cair dari Rp135 M, Satgas PRR Kebut Pemulihan Lima Puluh Kota Sebelum Tahun Ini Habis
LIMA PULUH KOTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan 40 kegiatan
NASIONAL
JAKARTA – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, menegaskan pentingnya memperkuat sinergi lintas pilar ASEAN guna memperkuat ketahanan kawasan menghadapi berbagai tantangan keamanan baru, termasuk kejahatan siber dan penipuan daring (online scams).
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Pertemuan ke-30 ASEAN Political-Security Community (APSC) Council yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (25/10/2025).
Menlu Sugiono menyampaikan bahwa Blueprint APSC 2025 telah memainkan peran penting dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan Asia Tenggara, dengan tingkat implementasi yang mencapai 99,6 persen.Baca Juga:
"Capaian ini sangat membanggakan. Namun kita harus memastikan bahwa masyarakat ASEAN benar-benar merasa aman, terlindungi, dan percaya diri untuk terus maju dan sejahtera," ujar Menlu Sugiono, dalam keterangan resmi Kementerian Luar Negeri RI, Sabtu (25/10).
Lebih lanjut, Menlu menekankan pentingnya koordinasi yang lebih erat antara tiga pilar utama ASEAN yaitu politik-keamanan (APSC), ekonomi (AEC), dan sosial-budaya (ASCC) untuk menghasilkan respons terpadu dan komprehensif terhadap tantangan multidimensi, termasuk kejahatan lintas negara dan ancaman digital.
Dalam kesempatan tersebut, Indonesia juga menyambut baik Deklarasi ASEAN tentang Pemberantasan Kejahatan Siber dan Penipuan Daring yang baru-baru ini diadopsi oleh negara-negara anggota.
Menurut Sugiono, deklarasi tersebut mencerminkan komitmen kuat ASEAN dalam melindungi ruang digital dan memperkuat keamanan kawasan.
"Deklarasi ini menjadi langkah konkret ASEAN dalam memastikan ruang digital kawasan kita tetap aman, terpercaya, dan bermanfaat bagi masyarakat," tegasnya.
Selain itu, Menlu Sugiono juga mengumumkan bahwa Indonesia akan menjadi tuan rumah dua kegiatan strategis ASEAN pada akhir tahun ini. Pertama, Forum Dialog Kerja Sama Kepolisian untuk Bantuan Timbal Balik dalam Masalah Pidana yang dijadwalkan berlangsung pada 27–29 Oktober 2025.
Kedua, Table-Top Exercise tentang Kesiapsiagaan ASEAN dalam Melindungi Warga Negara di Luar Negeri yang akan digelar di Bali pada 4–5 Desember 2025.
Menutup pernyataannya, Menlu Sugiono menegaskan bahwa persatuan dan sentralitas ASEAN harus terus menjadi jangkar utama kawasan di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang.
"Kita harus memastikan ASEAN tetap menjadi kawasan yang aman, terlindungi, dan menjadi rumah yang membanggakan bagi seluruh warganya," pungkas Menlu Sugiono.*
LIMA PULUH KOTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan 40 kegiatan
NASIONAL
LANGKAT Ketua Pemuda Muslimin Sumatera Utara (PMS) Kabupaten Langkat sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Langkat, Edi Bahagia Sinuraya, S.IP,
POLITIK
CHONBURI Pelatih Timnas Indonesia John Herdman tampak tidak terlalu puas meski skuad Garuda berhasil menang 30 atas Timor Leste pada laga
OLAHRAGA
JAKARTA Komisi III DPR RI dipastikan masih menyusun dan melakukan harmonisasi terhadap Rancangan UndangUndang (RUU) Perampasan Aset. Bahk
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pihaknya masih menunggu instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait rencana pe
EKONOMI
JAKARTA Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menegaskan pemerintah akan mematuhi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mengembangkan perkara dugaan korupsi proyek pembangunan jalur rel Direktorat Jenderal P
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Batu Bara melalui Bidang Perlindungan Anak
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Binjai mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Binjai membuka secara transparan tata kelol
PEMERINTAHAN
BATU BARA Penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Batu Bara kembali menjadi perhatian masyarakat. Kali ini, sorotan muncul menyusu
PEMERINTAHAN