Menyusuri Kebun Melon dan Rumah Tempe Koro, Inisiatif Srikandi Aceh Dukung Pembangunan Ekonomi Lokal
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
KALIMANTAN TIMUR– Pembangunan pabrik soda ash pertama di Indonesia resmi dimulai di Kawasan Industrial Estate (KIE) Bontang, Kalimantan Timur, dengan nilai investasi sekitar Rp 5 triliun.
Pabrik yang dibangun di atas lahan seluas 16 hektar ini ditargetkan rampung pada Maret 2028 dan akan menyerap sekitar 800 tenaga kerja.
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menyatakan pembangunan pabrik menandai tonggak sejarah bagi industri kimia nasional.Baca Juga:
"Sudah lebih dari tiga dekade Indonesia berupaya memiliki pabrik soda ash, tidak berhasil. Dan hari ini kita mulai pembangunan pabrik pertama di Indonesia," ujar Rahmad dalam acara groundbreaking, Jumat (31/10/2025).
Soda ash atau natrium karbonat (Na₂CO₃) merupakan senyawa kimia berbentuk bubuk putih yang digunakan di berbagai industri, mulai dari pembuatan kaca, deterjen, pengolahan air, hingga industri kertas.
Direktur Utama Pupuk Kaltim, Gusrizal, menjelaskan proyek ini dikerjakan oleh kontraktor PT TCC Indonesia Branch Enviromate Technology International (ETI) dan PT Rekayasa Industri (Rekind).
"Nilai investasinya sekitar Rp 5 triliun. Pendanaannya dari perusahaan sendiri, didukung perbankan nasional," jelas Gusrizal.
Rahmad menekankan Indonesia selama ini masih mengimpor soda ash sekitar 1 juta ton per tahun dari berbagai negara, dengan pertumbuhan impor 5–6% per tahun.
Padahal, Indonesia memiliki bahan baku yang cukup, seperti CO₂ dan amonia, yang tersedia di fasilitas produksi Pupuk Kaltim dan Pupuk Indonesia Grup.
"Dengan pembangunan pabrik ini, kita mampu memproduksi 300.000 ton soda ash, yang bisa menekan kebutuhan impor hingga 30%. Selain itu, pabrik juga akan menghasilkan 300.000 ton ammonium klorida, yang dapat mengurangi impor pupuk senilai Rp 250 miliar per tahun," ungkap Rahmad.
Bhimo Aryanto, Senior Director of Business Performance & Assets Optimization PT Danantara Asset Management, mengatakan soda ash juga menjadi bahan penting dalam pembuatan litium karbonat, bahan utama baterai kendaraan listrik.
"Pabrik ini diharapkan mampu menggantikan impor secara bertahap, membuka potensi ekspor, sekaligus menjadi benchmark industri kimia hijau di Indonesia," kata Bhimo.
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
BANDA ACEH Perselisihan antara Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi dan Hasan Basri, akhirnya menemui titik temu. Langkah
POLITIK
MEDAN Kasus dugaan penganiayaan yang menjerat Junara Hutahaean memunculkan kontroversi di persidangan Pengadilan Negeri Medan. Tim penas
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang pria berusia 52 tahun yang bekerja sebagai penjaga malam ditemukan tewas di dalam sebuah ruko di Jalan Ring Road, Kecamata
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Wahyu Trah Utomo, membantah pernyataan Ammar Zoni dalam pleidoi pribadinya yang menyebut nar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai pekan depan akan melaksanakan pemeriksaan maraton terhadap penyelenggara ibadah haji kh
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Dalam rangka mempersiapkan supervisi tingkat Provinsi Sumatera Utara, Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Binjai menggelar kegiatan p
PEMERINTAHAN
BINJAI Pemerintah Kota Binjai melalui Sekretaris Daerah (Sekdako) Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., bersama Kepala Bada
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemanfaatan kayu ha
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR, Hinca Panjaitan dari Fraksi Demokrat, menyuarakan kemarahan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ka
POLITIK