BREAKING NEWS
Jumat, 20 Februari 2026

Putri Koster Serukan Revolusi Pengelolaan Sampah di Nusa Penida: “Selesaikan di Sumbernya!”

Fira - Rabu, 12 November 2025 19:44 WIB
Putri Koster Serukan Revolusi Pengelolaan Sampah di Nusa Penida: “Selesaikan di Sumbernya!”
Duta PSBS Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, saat kegiatan Sosialisasi Percepatan PSBS dan Pembatasan Sampah Sekali Pakai di Balai Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Rabu (12/11). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Sampah bukan barang buangan. Kalau dikelola, bisa jadi pupuk organik yang menyuburkan tanah," jelasnya.

Ia mencontohkan penggunaan komposter rumah tangga dan mikroba cair untuk menguraikan sampah organik menjadi pupuk cair ramah lingkungan.

"Mari kita ketuk kesadaran masyarakat agar menyelesaikan sampah di sumbernya," serunya.

Sementara untuk sampah anorganik, ia mendorong pemilahan dan pengiriman ke TPS3R agar dapat diproses tanpa mencemari alam.

Dalam penutupnya, Putri Koster mengingatkan pentingnya menjaga kesucian dan keindahan Pulau Nusa Penida, terutama di area suci seperti pura.

"Jangan tinggalkan sampah di areal pura. Jangan sampai pariwisata membuat Nusa Penida kehilangan taksunya," pesannya.

Ia menekankan bahwa pembangunan pariwisata Bali harus berpijak pada budaya dan kesucian alam sebagai dasar keberlanjutan.

Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung Ny. Eva Satria menyatakan bahwa persoalan sampah menjadi program prioritas daerah.

"Mari kita wujudkan Klungkung yang bersih dan sehat. Aksi ini harus dimulai dari rumah tangga," ujarnya.

Camat Nusa Penida I Kadek Yoga Kusuma menambahkan, pihaknya terus menggandeng komunitas seperti Lembongan Recycling untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis sumber di 16 desa adat dan 180 banjar.

Sementara Ni Luh Reniti, dari Kelompok Ahli PSBS, menegaskan bahwa cita-cita utama PSBS adalah menjadikan Nusa Penida sebagai Green Island yang diakui dunia.

"Hanya Bali yang punya PSBS. Dunia memperhatikan ini. Sekarang tinggal kemauan masyarakat memilah dan mengolah," katanya.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Fakultas Kehutanan USU dan Pemkab Deli Serdang Bersinergi Jaga Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan
Deli Serdang Siap Suplai 600 Ton Sampah Per Hari untuk Pembangkit Listrik Tenaga Sampah
Kunjungan Istri Wapres, Ny. Putri Koster Paparkan Sistem Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber
Bobby Nasution Teken Kerja Sama PSEL, Medan Siap Ubah Sampah Jadi Energi Listrik
APMPEMUS Desak Penegak Hukum Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Sampah di Sergai: Jangan Sampai Rakyat Dirugikan!
INALUM Latih Petani Toba dengan Metode Tani Nusantara: Dorong Pertanian Berkelanjutan dan Konservasi Alam
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru