Keputusan ini diambil setelah Pramono menerima laporan bahwa beberapa fasilitas dasar di sentra, seperti air bersih dan listrik, belum sepenuhnya siap.
"Jadi, saya yang batalin. Karena saya enggak mau kalau belum siap bener, air, listrik, dan sebagainya," ujar Pramono saat ditemui di Jakarta Pusat, Minggu (16/11).
Fasilitas umum seperti toilet, musala, area parkir, serta area pertunjukan seni dan ruang interaksi sosial juga telah tersedia.
Pemprov DKI berencana menggelar berbagai kegiatan promosi untuk meningkatkan kunjungan masyarakat ke sentra baru ini.
Langkah ini merupakan kelanjutan pemindahan pedagang Pasar Hewan Peliharaan Barito, yang sebelumnya menempati kawasan di tepi Taman Ayodya, Kebayoran Baru.
Pemprov DKI sebelumnya mengeluarkan Surat Peringatan Ketiga (SP3) kepada pedagang yang belum bersedia pindah.
"Kenyamanan pedagang adalah tanggung jawab kami. Peresmian akan dilakukan ketika semua fasilitas siap berfungsi optimal," tegas Pramono.*