BREAKING NEWS
Jumat, 13 Maret 2026

Gubernur DKI Batal Resmikan Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung, Fasilitas Belum Optimal

Raman Krisna - Minggu, 16 November 2025 15:26 WIB
Gubernur DKI Batal Resmikan Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung, Fasilitas Belum Optimal
Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung. (Foto: KOMPAS.com/Hanifah Salsabila)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membatalkan peresmian Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung, Jakarta Selatan, yang sedianya berlangsung pada Sabtu, 16 November 2025.

Keputusan ini diambil setelah Pramono menerima laporan bahwa beberapa fasilitas dasar di sentra, seperti air bersih dan listrik, belum sepenuhnya siap.

"Jadi, saya yang batalin. Karena saya enggak mau kalau belum siap bener, air, listrik, dan sebagainya," ujar Pramono saat ditemui di Jakarta Pusat, Minggu (16/11).

Baca Juga:

Meski secara fisik bangunan sentra telah rampung, Gubernur menegaskan bahwa kesiapan fasilitas penunjang pedagang menjadi prioritas.

Pemprov DKI ingin memastikan pedagang tidak mengalami kendala saat mulai berjualan.

Selain itu, Pemprov DKI akan memberikan insentif kepada pedagang yang menempati lokasi baru.

Mereka akan dibebaskan dari biaya sewa selama enam bulan pertama, agar dapat berjualan dengan nyaman dan fokus.

Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung kini menampung 125 kios, terbagi dalam beberapa zona:

Zona A: 22 kios kuliner

Zona B: Amfiteater

Zona C & D: 74 kios burung dan pakan hewan

Zona E: 29 kios parsel dan kuliner tambahan

Fasilitas umum seperti toilet, musala, area parkir, serta area pertunjukan seni dan ruang interaksi sosial juga telah tersedia.

Pemprov DKI berencana menggelar berbagai kegiatan promosi untuk meningkatkan kunjungan masyarakat ke sentra baru ini.

Langkah ini merupakan kelanjutan pemindahan pedagang Pasar Hewan Peliharaan Barito, yang sebelumnya menempati kawasan di tepi Taman Ayodya, Kebayoran Baru.

Pemprov DKI sebelumnya mengeluarkan Surat Peringatan Ketiga (SP3) kepada pedagang yang belum bersedia pindah.

"Kenyamanan pedagang adalah tanggung jawab kami. Peresmian akan dilakukan ketika semua fasilitas siap berfungsi optimal," tegas Pramono.*


(v/um)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru