Airlangga Klaim Ekonomi RI Tangguh, Jauh dari Krisis 1998 Meski Dunia Bergejolak
JAKARTA Pemerintah memastikan kondisi ekonomi Indonesia saat ini tetap kuat meski di tengah tekanan global. Situasi tersebut disebut jauh
EKONOMI
JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan posisi utang luar negeri Indonesia kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat (13/3/2026).
Airlangga memaparkan bahwa rasio utang luar negeri Indonesia saat ini berada di angka 29,9% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Angka ini masih berada di bawah 30%, menegaskan bahwa posisi utang Indonesia tergolong rendah dibandingkan negara lain di dunia.Baca Juga:
"Dari segi ekonomi makro, konsumsi domestik kuat, sebesar 54% dari PDB, dan mandiri spending index tercatat di angka 360,7. Utang luar negeri masih rendah 29,9% dari PDB per hari ini," kata Airlangga.
Presiden Prabowo sempat meminta klarifikasi terkait angka tersebut. "Maaf, maaf, 29% atau 39%? Menurun ya?" tanyanya.
Menanggapi hal itu, Airlangga menegaskan, angka tersebut khusus untuk utang luar negeri. Jika seluruh utang, baik domestik maupun luar negeri, digabungkan, rasio utang pemerintah Indonesia mencapai sekitar 40% dari PDB.
Selain itu, Airlangga juga menyoroti kondisi cadangan devisa Indonesia yang saat ini mencapai US$ 151,9 miliar, setara pembiayaan sekitar enam bulan impor. Angka ini meningkat dibandingkan tahun lalu yang berada di kisaran US$ 140 miliar.
Sementara itu, Kementerian Keuangan mencatat realisasi utang baru pemerintah hingga Februari 2026 sebesar Rp 185,3 triliun, atau 22,3% dari target APBN 2026 sebesar Rp 832,2 triliun. Realisasi ini lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 249,9 triliun.
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menegaskan, pembiayaan anggaran tahun ini tetap terkendali. "Pembiayaan anggaran tahun 2026 terjaga dengan baik dalam batas terkendali. Realisasinya per akhir Februari mencapai Rp 185,3 triliun atau 22,3% dari target," ujarnya.*
(d/dh)
JAKARTA Pemerintah memastikan kondisi ekonomi Indonesia saat ini tetap kuat meski di tengah tekanan global. Situasi tersebut disebut jauh
EKONOMI
JAKARTA Harga minyak dunia kembali menembus USD100 per barel di tengah meningkatnya tensi geopolitik global. Pemerintah memastikan Indones
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah menargetkan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih menjadi instrumen utama dalam pengentasan kemiskinan ekstrem d
EKONOMI
JAKARTA Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Muhammad Ali melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengecek kesiapsiagaan prajurit Korps Mar
NASIONAL
ACEH TENGGARA Personel TNI bersama warga membangun jembatan gantung perintis di Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggar
NASIONAL
BATU BARA Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke62, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku mela
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, mendorong pemerintah bersama pengelola platform media sosial untuk membangun dan membiayai pu
NASIONAL
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Paris. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo akan
INTERNASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bertemu dengan sejumlah investor global di Amerika Serikat (AS) untuk memperkuat kepercayaan
EKONOMI
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow. Pertemuan tersebut menghasilk
INTERNASIONAL