Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank Sumut yang digelar Senin (24/11). (foto: Diskominfo Karo)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
MEDAN — Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank Sumut yang digelar Senin (24/11) menghasilkan keputusan strategis terkait penguatan struktur permodalan perseroan.
Sebanyak 33 pemegang saham, termasuk Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, sepakat menyetujui penyertaan modal tidak dalam bentuk uang tunai, melainkan berupa aset (inbreng) yang telah memenuhi standar penilaian Bank Sumut dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Keputusan ini dinilai sebagai langkah adaptif terhadap tekanan fiskal yang tengah dihadapi banyak pemerintah daerah.
Gubernur Sumatera Utara, yang juga pemegang saham pengendali, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyebut opsi inbreng memberi ruang bagi daerah untuk tetap memenuhi kewajiban tanpa mengganggu arus kas.
"Kita memahami kondisi keuangan daerah hari ini sedang ada penyesuaian. Karena itu penambahan modal diperbolehkan tidak dalam bentuk uang, tetapi berupa aset yang dinilai Bank Sumut dan OJK. Dan tadi disepakati, hal itu diperbolehkan," ujar Bobby Nasution.
Bobby menambahkan bahwa penyertaan modal berupa aset akan mempercepat pemenuhan kebutuhan modalBank Sumut, sekaligus menjaga stabilitas permodalan.
Kebijakan ini dinilai krusial untuk meningkatkan kelas Kelompok Bank Modal Inti (KBMI) yang saat ini masih berada pada kelompok KBMI 1 dan diarahkan untuk diperkuat secara bertahap.
RUPS-LB juga menyetujui sejumlah perubahan susunan pengurus dan nomenklatur jabatan direksi.
Penyesuaian ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan transformasi digital dan tata kelola risiko yang semakin kompleks.
Keputusan strategis di antaranya - Perubahan jabatan Direktur Keuangan dan Teknologi Informasi menjadi Direktur Keuangan. - Perubahan jabatan Direktur Pemasaran menjadi Direktur Teknologi Informasi dan Operasional.
Rapat juga menyetujui pengangkatan sejumlah pejabat baru: - Sulaiman Harahap sebagai Komisaris Non-Independen. - Heru Mardiansyah sebagai Direktur Utama. - Sandhy Sofian sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Operasional. - Presley Hutabarat sebagai Direktur Keuangan. - Irwansyah Tuwareh Dongoran sebagai Direktur Bisnis dan Syariah. - Prof. Dr. H. Hasyimsyah Nasution, MA sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah.
Seluruh pengangkatan akan berlaku efektif setelah lulus fit and proper test OJK.