Legislator Fraksi PKS Sebut Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK “Absurd dan Mengada-ada”
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, menilai pengakuan Presiden ke7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang menyatak
POLITIK
JAKARTA –Effendi Simbolon, politisi PDI Perjuangan, menuai kontroversi setelah mendukung pasangan Ridwan Kamil-Suswono dalam Pilkada DKI Jakarta 2024. Langkah ini bertentangan dengan keputusan partai, yang secara resmi mengusung pasangan Pramono Anung-Rano Karno.
Akibat manuver politik tersebut, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan menyatakan bahwa Effendi Simbolon bukan lagi kader partai. Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat, menegaskan bahwa Effendi telah melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta disiplin organisasi.
“Mas ES (Effendi Simbolon) telah melanggar AD/ART partai dan disiplin organisasi dengan mendukung Rido (Ridwan Kamil-Suswono). Maka secara otomatis, yang bersangkutan sudah bukan menjadi kader partai,” ujar Djarot, Kamis (21/11/2024).
Djarot juga menekankan bahwa PDI Perjuangan adalah partai ideologis yang menuntut kedisiplinan tinggi dari para kadernya. Langkah Effendi mendukung pasangan yang bukan pilihan partai dianggap sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap nilai-nilai organisasi.
Meski demikian, Djarot mengaku tidak khawatir terhadap manuver politik Effendi. Ia meyakini, keputusan Effendi tidak akan memengaruhi kesolidan kader PDI Perjuangan lainnya dalam mendukung pasangan resmi yang diusung partai.
Effendi Simbolon lahir di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 1 Desember 1964. Ia adalah putra bungsu dari pasangan St. MM Simbolon dan Martha br. Tobing. Masa kecilnya dihabiskan di Kalimantan hingga menyelesaikan pendidikan dasar di SD Negeri Cendrawasih Banjarbaru pada 1975.
Setelah itu, keluarganya pindah ke Jakarta. Di ibu kota, Effendi melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 41 Jakarta dan SMA Negeri 3 Jakarta.
Effendi dikenal sebagai politisi yang kerap menyuarakan pandangan kontroversial. Namun, langkah terbarunya mendukung Ridwan Kamil-Suswono dianggap sebagai tindakan yang tidak sesuai dengan garis perjuangan partai, yang akhirnya membuatnya diberhentikan sebagai kader PDI Perjuangan.
(N/014)
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, menilai pengakuan Presiden ke7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang menyatak
POLITIK
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina, Muhammad Kerry Adrianto Riza, mengungkit
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menyambut awal Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau masyarakat
NASIONAL
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPD AMPI) Kota Binjai menggelar Gebyar Safari Ramadhan di Masjid Agung
NASIONAL
MEDAN Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara (PB IMSU), Lingga Pangayumi Nasution, menegaskan bahwa penertiban lapak
PEMERINTAHAN
MEDAN Tren game penghasil uang kembali menarik perhatian masyarakat, kali ini melalui aplikasi Junglee Ludo yang menawarkan saldo DANA g
EKONOMI
MEDAN Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan menangkap seorang pria lanjut usia berinisial L (65), yang diduga mencabuli puluhan sisw
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan tiga arah utama pembenahan pelayanan publik di Kota Medan, yakni percepatan
PEMERINTAHAN
BOGOR Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah Kota Bogor resmi membuka Bogor ICMI Islamic Festival (BiiFest) 2026 p
NASIONAL
BANDA ACEH Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh menangkap seorang petani asal Aceh Tengah berinisial AW (58) yang diduga membawa 50 kil
HUKUM DAN KRIMINAL