BREAKING NEWS
Selasa, 13 Januari 2026

Dana Tunggu Hunian Rp 600 Ribu/Bulan, Alternatif bagi Warga yang Tak Memilih Huntara Aceh Timur

Adam - Sabtu, 03 Januari 2026 18:25 WIB
Dana Tunggu Hunian Rp 600 Ribu/Bulan, Alternatif bagi Warga yang Tak Memilih Huntara Aceh Timur
Rapat validasi data dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, di Aula Serbaguna Idi, Sabtu (3/1/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ACEH TIMURPemerintah Kabupaten Aceh Timur mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir dengan kategori rumah rusak berat atau kehilangan tempat tinggal.

Rapat validasi data dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, di Aula Serbaguna Idi, Sabtu (3/1/2026).

Pembangunan huntara melibatkan PT Adhi Karya untuk hunian komunal dan BNPB untuk hunian individual di atas lahan milik warga.

Baca Juga:

Validasi data menjadi tahap penting agar pembangunan tepat sasaran dan tidak menimbulkan masalah di lapangan.

"Data harus benar-benar jelas, akurat, dan tidak berubah-ubah. Status tanah huntara juga harus diperjelas oleh para camat agar tidak menimbulkan masalah di lapangan," kata Bupati Al-Farlaky.

Hingga saat ini, data sementara menunjukkan ada 4.558 unit rumah rusak berat atau hilang, 4.705 unit rusak sedang, dan 9.043 unit rusak ringan.

huntara/" target="_blank">Pembangunan huntara direncanakan secara komunal di wilayah Serbajadi (Lokop), Simpang Ulim, dan Julok, sedangkan hunian individual dibangun di Kecamatan Pante Bidari, Grong-grong, Seneubok Tuha, Peunaron, Idi Tunong, Peureulak Barat, Banda Alam, Idi Rayeuk, Madat, Peudawa, dan Peureulak.

Bupati juga mengumumkan skema Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi warga yang memilih tidak menempati huntara.

Warga akan menerima Rp 600.000 per bulan selama tiga bulan untuk membantu kebutuhan dasar sambil menunggu pembangunan selesai.

"Proses perencanaan pembangunan huntara harus segera bergerak, apalagi menjelang Ramadhan. Meski ada kendala terkait tanah, pemerintah akan menyelesaikannya dengan baik," ujar Bupati.

Dengan percepatan pembangunan ini, pemerintah berharap korban banjir di Aceh Timur dapat segera memiliki hunian yang layak dan melanjutkan kehidupan normal.*

(k/dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polri Turun Tangan Bersihkan SD Terdampak Banjir di Aceh Tamiang, Siswa Siap Belajar Lagi
Masyarakat Simeulue Minta Pembangunan Jalan Transmigrasi Tak Terhambat
Empat Alat Berat Dikerahkan Bersihkan Lumpur dan Batu Menutupi Jalan Provinsi Agam
Sekda Aceh dan Rombongan Terjebak Longsor di Gayo Lues Saat Antar Bantuan Korban Banjir
Skrining BPJS Kesehatan 2026 Bisa Dilakukan Online, Cek Risiko Penyakit Lewat JKN Mobile
Libur Nataru 2026: Polda Sumut Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas di Danau Toba dan Samosir
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru