Selamat Ginting: Kasus Febrie Adriansyah Tak Sekadar Penegakan Hukum, Ada Pertarungan Kekuasaan
JAKARTA Pakar politik Universitas Nasional (Unas), Selamat Ginting, menilai kasus yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Kh
NASIONAL
TAPANULI SELATAN – Junius Nduru, S.H., pemerhati lingkungan hidup yang tinggal di Desa Aek Natas, Kecamatan Angkola Selatan, menolak keras rencana eksplorasi tambang yang dilakukan PT. Agincourt Resources (PT.AR) di wilayahnya.
Penolakan ini juga mencakup Desa Dolok Godang dan sekitarnya, dengan alasan dampak lingkungan yang berpotensi menimbulkan bencana.
Menurut Junius, area yang akan dieksplorasi oleh PT.AR diperkirakan seluas ±4.408 hektare berdasarkan peta sebaran Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH).Baca Juga:
Ia menegaskan, jika eksplorasi tambang tetap berlanjut, wilayah Kecamatan Angkola Selatan berisiko mengalami bencana serupa dengan yang pernah terjadi di Kecamatan Batang Toru, seperti banjir dan longsor.
"Belum terjadi, tapi tidak menutup kemungkinan pasti akan terjadi. Kami tidak ingin desa kami menjadi langganan bencana akibat tambang," ujar Junius kepada awak media, Rabu (7/1/2026).
Junius juga menyoroti skema kepemilikan PT.AR yang mayoritas sahamnya dikuasai PT. United Tractors Tbk (UNTR) sebesar 95% melalui PT. Danusa Tambang Nusantara, sedangkan BUMD hanya memiliki 5% saham.
Ia menilai keuntungan besar perusahaan justru tidak berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat lokal.
"Dampak lingkungan, kerusakan ekosistem, banjir, longsor, polusi—semua terjadi di wilayah kami. Sementara hanya 5% keuntungan yang diklaim untuk masyarakat," tambahnya.
Junius menegaskan penolakannya berdasarkan sejumlah dasar hukum, antara lain:
- Pasal 33 ayat 3 UUD 1945 yang menyatakan bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai negara untuk kemakmuran rakyat.
- UU Nomor 5 Tahun 1960 tentang Pokok-Pokok Agraria (UUPA) yang menekankan hak pengelolaan tanah untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat.
- Prinsip bahwa masyarakat setempat lebih berhak mengelola tanah dan sumber daya alamnya sendiri.
Ia juga menolak iming-iming lapangan kerja yang ditawarkan perusahaan.
"Itu hanya buaian semata. Kami tidak mau tanah kami dikeruk oleh pihak asing dan desa kami menjadi pemicu bencana," tegas Junius.
Masyarakat desa pun telah menyatakan kesiapan untuk mengawal wilayahnya agar eksplorasi tambang PT.AR tidak dilakukan.
Warga berharap pemerintah meninjau ulang izin perusahaan dan memastikan perlindungan lingkungan serta kesejahteraan masyarakat lokal.*
(dh)
JAKARTA Pakar politik Universitas Nasional (Unas), Selamat Ginting, menilai kasus yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Kh
NASIONAL
JAKARTA YouTuber Muhammad Jannah alias Bigmo akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada publik setelah menuai kontroversi terkait dugaan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Indonesia merupakan anugerah yang harus dijaga bersama. Dalam Zikir dan D
NASIONAL
JAKARTA Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga sejumlah komoditas pangan di
EKONOMI
BATU BARA Unit Opsnal Reskrim Polsek Air Putih menangkap dua pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu di Dusun III
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Majelis Kesejahteraan Sosial (MKS) Pimpinan Wilayah &039Aisyiyah Aceh bersama Pimpinan Daerah &039Aisyiyah Kota Banda Aceh
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Cuaca di sebagian besar wilayah Provinsi Aceh pada Minggu (2/8) diprakirakan didominasi hujan ringan. Berdasarkan prakiraan c
NASIONAL
MEDAN Cuaca di sebagian besar wilayah Provinsi Sumatera Utara pada Minggu (2/8) diprakirakan didominasi hujan ringan hingga hujan sedang
NASIONAL
JAKARTA Kondisi cuaca di wilayah Daerah Khusus Jakarta pada Minggu (2/8) diprakirakan didominasi cuaca cerah berawan. Berdasarkan prakir
NASIONAL
BANDUNG Cuaca di sebagian besar wilayah Provinsi Jawa Barat pada Minggu (2/8) diprakirakan didominasi kondisi cerah. Berdasarkan prakira
NASIONAL