BREAKING NEWS
Rabu, 14 Januari 2026

Wagub Aceh Minta Pemerintah Pusat Beri Uang Lauk Rp 15 Ribu per Hari untuk Pengungsi

Adelia Syafitri - Sabtu, 10 Januari 2026 20:00 WIB
Wagub Aceh Minta Pemerintah Pusat Beri Uang Lauk Rp 15 Ribu per Hari untuk Pengungsi
Wagub Aceh Fadhlullah usai rapat koordinasi antara Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI dan Satgas Rehabilitasi Pascabencana bentukan pemerintah di Banda Aceh, Sabtu, 10 Januari 2026. (foto: tangkapan layar yt TVR PARLEMEN)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah meminta pemerintah pusat memberikan bantuan uang lauk pauk sebesar Rp 15 ribu per orang per hari kepada para pengungsi yang masih tinggal di tenda-tenda pengungsian pascabencana banjir dan longsor di Aceh.

Ia menilai, kondisi di lapangan belum memungkinkan percepatan pemindahan pengungsi ke hunian sementara.

Permintaan tersebut disampaikan Fadhlullah dalam rapat koordinasi antara Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana DPR RI dan Satgas Rehabilitasi Pascabencana bentukan pemerintah di Banda Aceh, Sabtu, 10 Januari 2026.

Baca Juga:

"Menyiapkan puluhan ribu hunian sementara itu tidak mudah. Kami mohon agar bantuan uang lauk pauk Rp 15 ribu per kepala per hari bisa diberikan kepada pengungsi yang masih tinggal di tenda," kata Fadhlullah di hadapan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang memimpin rapat.

Menurut Fadhlullah, bantuan tersebut penting untuk menjaga ketahanan hidup pengungsi sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal di wilayah terdampak bencana.

Ia mencontohkan skema bantuan Kementerian Sosial yang memberikan uang lauk pauk kepada warga yang telah menempati hunian sementara.

"Kalau menunggu pengungsi masuk ke huntara, prosesnya lama. Faktanya, pembangunan ratusan unit huntara saja baru berjalan sebagian, padahal sudah lebih dari 40 hari," ujarnya.

Fadhlullah juga menyoroti kondisi pengungsian di wilayah pedalaman Aceh yang masih sangat terbatas.

Bahkan, kata dia, ketersediaan tenda belum mencukupi untuk seluruh pengungsi, sehingga pembicaraan mengenai hunian sementara dinilai belum realistis dalam waktu dekat.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan pada prinsipnya pemerintah siap menyalurkan bantuan uang lauk pauk selama data pengungsi telah lengkap dan valid.

Namun, ia menegaskan bahwa bantuan tersebut saat ini dibatasi maksimal selama tiga bulan.

"Asal datanya siap, bantuan bisa kami salurkan. Tapi jatah uang lauk pauk itu hanya tiga bulan. Ketika sudah masuk hunian sementara, skemanya berbeda," ujar Gus Ipul.

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wakil Bupati Tapteng Hadiri Pisah Sambut Kapolres, Tegaskan Sinergi Jaga Kamtibmas
1.000 Batang Ganja Dihancurkan di Lembah Seulawah, Polisi Amankan Pemilik Lahan
Sebut Butuh Lebih dari Setahun untuk Pulihkan Sumatra Pascabencana, Megawati Ajak Kader Turun Gunung: Buktikan Kalian PDIP!
Tito Karnavian Bercanda soal Dana Bencana, Purbaya: Saya Ngambek Kalau Uang Tak Dipakai
Harga Tiket Mahal, Menkes Budi Gunadi Ungkap Relawan Masuk Aceh Lewat Malaysia
Bupati Aceh Timur Copot Plt Kepala BPBD karena Lambat Pendataan Korban Banjir
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru