Ketika Negarawan Gagal Menjaga Lidah di Negeri Majemuk
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
BANDA ACEH — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah meminta pemerintah pusat memberikan bantuan uang lauk pauk sebesar Rp 15 ribu per orang per hari kepada para pengungsi yang masih tinggal di tenda-tenda pengungsian pascabencana banjir dan longsor di Aceh.
Ia menilai, kondisi di lapangan belum memungkinkan percepatan pemindahan pengungsi ke hunian sementara.
Permintaan tersebut disampaikan Fadhlullah dalam rapat koordinasi antara Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana DPR RI dan Satgas Rehabilitasi Pascabencana bentukan pemerintah di Banda Aceh, Sabtu, 10 Januari 2026.Baca Juga:
"Menyiapkan puluhan ribu hunian sementara itu tidak mudah. Kami mohon agar bantuan uang lauk pauk Rp 15 ribu per kepala per hari bisa diberikan kepada pengungsi yang masih tinggal di tenda," kata Fadhlullah di hadapan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang memimpin rapat.
Menurut Fadhlullah, bantuan tersebut penting untuk menjaga ketahanan hidup pengungsi sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal di wilayah terdampak bencana.
Ia mencontohkan skema bantuan Kementerian Sosial yang memberikan uang lauk pauk kepada warga yang telah menempati hunian sementara.
"Kalau menunggu pengungsi masuk ke huntara, prosesnya lama. Faktanya, pembangunan ratusan unit huntara saja baru berjalan sebagian, padahal sudah lebih dari 40 hari," ujarnya.
Fadhlullah juga menyoroti kondisi pengungsian di wilayah pedalaman Aceh yang masih sangat terbatas.
Bahkan, kata dia, ketersediaan tenda belum mencukupi untuk seluruh pengungsi, sehingga pembicaraan mengenai hunian sementara dinilai belum realistis dalam waktu dekat.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan pada prinsipnya pemerintah siap menyalurkan bantuan uang lauk pauk selama data pengungsi telah lengkap dan valid.
Namun, ia menegaskan bahwa bantuan tersebut saat ini dibatasi maksimal selama tiga bulan.
"Asal datanya siap, bantuan bisa kami salurkan. Tapi jatah uang lauk pauk itu hanya tiga bulan. Ketika sudah masuk hunian sementara, skemanya berbeda," ujar Gus Ipul.
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
JAKARTA Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan pengalamannya saat masih menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Gerakan Pemuda Ka&039bah (GPK) Imam Fauzan A. Uskara membantah tudingan adanya pemecatan massal ratusan pengurus Dewa
POLITIK
JAKARTA PT Pertamina International Shipping (PIS) menyatakan dua kapalnya, Pertamina Pride dan Gamsunoro, hingga kini masih berada di kawa
NASIONAL
PADANG LAWAS Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Padang Lawas mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Desa Gan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Politikus PAN Surya Utama alias Uya Kuya melaporkan dugaan penyebaran berita bohong yang mencatut namanya ke Polda Metro Jaya. Lap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Google dilaporkan menggandeng perusahaan kacamata EssilorLuxottica untuk memperkuat pengembangan kacamata pintar berbasis Android
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan penyelesaian seluruh berkas layanan pertanaha
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Suara lirih namun tenang itu keluar dari Dr. Badjora Muda Siregar, dokter bedah senior berusia 87 tahun, sesaat setelah
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor), Kamser Maroloan Sitanggang, menyampaikan surat terbuka kepada Komisi III
HUKUM DAN KRIMINAL