Gempa M5,0 Guncang Sinabang Aceh, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
ACEH Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Sinabang, Aceh, pada Minggu, 6 September 2026. Gempa terjadi pada siang ha
PERISTIWA
JAKARTA– Sejumlah warga di Kabupaten Bireuen dan Aceh Tamiang menolak menempati hunian sementara (Huntara) yang dibangun pemerintah pasca-bencana banjir.
Mereka berharap proses pemulihan difokuskan langsung pada pembangunan hunian tetap (Huntap).
"Kami menerima aspirasi warga yang ingin langsung ke tahap Huntap," kata Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (11/1/2026).Baca Juga:
Saat ini, pemerintah tengah menggenjot pembangunan 2.500 unit Huntara di berbagai titik terdampak.
Meski Huntara dirancang sebagai solusi cepat agar pengungsi tidak berlama-lama di tenda darurat, sebagian warga meminta kepastian tempat tinggal permanen.
Menanggapi hal ini, BNPB bersama Kementerian PUPR dan pihak swasta, termasuk Danantara, tengah membuka lahan baru untuk pembangunan Huntap bagi warga terdampak rusak berat.
Selain itu, pemerintah menyiapkan Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp500.000 per bulan per kepala keluarga (KK).
Dana ini bisa digunakan warga untuk sewa rumah atau tinggal di rumah kerabat.
Hingga saat ini, dari target 15.000 rekening, 6.190 rekening telah disiapkan, dan 1.114 KK sudah mulai mencairkan dana DTH.
"Dana ini diberikan bagi mereka yang memilih tinggal di rumah kerabat atau menyewa secara mandiri, bukan Huntara," jelas Abdul.
Sementara itu, progres pembangunan Huntara di wilayah lain seperti Pidie menunjukkan perkembangan signifikan.
Huntara di Pidie dijadwalkan selesai dalam 1–2 hari ke depan, sehingga masyarakat bisa menempati hunian sementara pada awal minggu depan.
"Kami terus berupaya agar semua korban banjir bisa memiliki hunian layak, baik melalui Huntara maupun Huntap," tutup Abdul.*
(di/ad)
ACEH Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Sinabang, Aceh, pada Minggu, 6 September 2026. Gempa terjadi pada siang ha
PERISTIWA
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) akan segera mengeksekusi putusan Mahkamah Agung terhadap Alexander Halim alias Akua
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Delegasi Indonesia, Malaysia, dan Thailand mulai tiba di Kota Medan menjelang Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) IndonesiaMalaysiaT
PEMERINTAHAN
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut potensi tsunami di sekitar Selat Sunda masih rendah setelah aktivi
PERISTIWA
KARO Kecelakaan lalu lintas ringan di Jalan KabanjaheTigapanah, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengungkap keberadaan tanaman yang didu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah gunung api di Indonesia mengalami erupsi pada hari yang sama. Hingga Minggu, 6 September 2026 pukul 09.00 WIB, setidakn
PERISTIWA
JAKARTA Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap operasional penerbangan. Badan Meteorologi, Klimatolo
NASIONAL
JAKARTA Evaluasi terhadap kinerja kabinet menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai sebagai hal yang wajar. Eva
POLITIK
PEMATANGSIANTAR Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara menangkap Frandika Adi Wijaya Ginting, 32 tahun, karena diduga menjual n
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Dua pria di Desa Sukadamai, Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, diamankan polisi setelah diduga mencuri se
HUKUM DAN KRIMINAL