BREAKING NEWS
Selasa, 31 Maret 2026

Wabup Deli Serdang Tegaskan Pentingnya Keseimbangan Pembangunan Perumahan dan Kepentingan Masyarakat

Abyadi Siregar - Kamis, 05 Februari 2026 20:48 WIB
Wabup Deli Serdang Tegaskan Pentingnya Keseimbangan Pembangunan Perumahan dan Kepentingan Masyarakat
Wabup Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS memimpin Rapat Pembahasan Permasalahan Banjir di beberapa wilayah, Kec. Percut Sei Tuan di Aula Lantai II, Kantor Bupati Deli Serdang, Kamis (5/2/2026). (Foto Diskominfostan Deli Serdang)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DELI SERDANGPembangunan kawasan perumahan di Kabupaten Deli Serdang harus sejalan dengan kepentingan masyarakat sekitar.

Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, menegaskan hal tersebut dalam rapat pembahasan permasalahan banjir di Desa Medan Estate, Sampali, Lau Dendang, dan Bandar Khalifah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kamis (5/2/2026).

"Marilah kita seimbangkan kepentingan masyarakat yang tinggal di perumahan dengan masyarakat di perkampungan agar tidak terjadi benturan dan tidak menggerus nilai toleransi," tegas Wabup Lom Lom.

Baca Juga:

Rapat tersebut membahas dampak pesatnya perkembangan perumahan, khususnya di wilayah yang masuk dalam rencana Medan Deli Metropolis, seluas sekitar 5.000 hektare.

Wabup menekankan pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan tata ruang dan kajian teknis pemerintah daerah.

"Kalau analisa untuk lima, 10, atau 20 tahun ke depan harus membuat kolam retensi, maka itu harus dipersiapkan. Kalau tidak memenuhi, jangan dilayani izinnya. Ini tanggung jawab kami kepada rakyat," ujar Lom Lom.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan bersikap tegas dalam pengawasan tata ruang karena berkaitan dengan kepentingan masa depan lingkungan hidup, anak-anak, dan masyarakat.

"Jangan sampai tembok perumahan menjadi jurang pemisah dengan pemukiman masyarakat. Ini amanah rakyat, dan tanggung jawab kita bersama," kata Wabup.

Sekretaris Daerah Deli Serdang, Dedi Maswardy, menyampaikan bahwa perkembangan perumahan di Kecamatan Percut Sei Tuan, terutama perbatasan dengan Kota Medan, meningkat pesat.

Hal ini perlu diimbangi dengan pengawasan tata ruang dan sistem drainase agar tidak memperparah banjir.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (Janso Sipahutar) menyebutkan, pesatnya pembangunan perumahan di Lau Dendang, Bandar Khalifah, Medan Estate, dan sekitarnya berdampak pada meningkatnya potensi banjir.

"Banjir yang sebelumnya jarang terjadi, kini bisa terjadi hingga tiga kali dalam setahun," ujar Kadis.

Janso juga menekankan perlunya dukungan pihak terkait, termasuk Jasa Marga, karena terdapat penyempitan saluran drainase akibat terpotongnya badan jalan tol.

Rapat ini dihadiri perwakilan OPD terkait, pengembang, Jasa Marga, Camat Percut Sei Tuan Muhammad Kennedy, dan sejumlah pihak lainnya, untuk mencari solusi pembangunan perumahan yang sehat, tertata, dan berkelanjutan.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rehabilitasi Dua SD di Deli Serdang Rampung, Wabup Ajak Warga Jaga Fasilitas Pendidikan
Sore Hari di Pasar Sangkumpal Bonang Padangsidimpuan: Macet, Semrawut, dan Ekonomi yang Masih Lesu
LSM RUBIK dan GEMBOK Laporkan Dugaan Penyelewengan Anggaran Enam OPD Pringsewu ke Kejati Lampung
Wali Kota Jakarta Timur Ajak ASN Aktualisasikan Nilai Isra Miraj dalam Pelayanan Publik
Akun Facebook Palsu Catut Nama Mualem dan Tawarkan Bantuan Fiktif, Pemprov Aceh Tegaskan Itu Hoaks!
Kejuaraan Pencak Silat Hang Tuah Cup 2026 Resmi Dibuka, Dorong Pembinaan Atlet Muda Binjai
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru