BREAKING NEWS
Senin, 30 Maret 2026

Penduduk dengan Pengeluaran Kurang dari Rp 3,7 Juta di Sumut Dinilai Miskin, Ini Penjelasan BPS

Adam - Jumat, 06 Februari 2026 18:05 WIB
Penduduk dengan Pengeluaran Kurang dari Rp 3,7 Juta di Sumut Dinilai Miskin, Ini Penjelasan BPS
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) mencatat kenaikan garis kemiskinan rumah tangga hingga Rp3.706.015 per bulan untuk rata-rata lima anggota rumah tangga pada September 2025.

Angka ini naik 3,73 persen dibanding Maret 2025 sebesar Rp3.572.687 per bulan.

Kepala BPS Sumut, Asim Saputra, menjelaskan bahwa garis kemiskinan menggambarkan besaran minimum pengeluaran rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan dasar agar tidak dikategorikan miskin.

Baca Juga:

"Garis kemiskinan rumah tangga miskin September 2025 adalah sebesar Rp3.706.015/bulan," kata Asim, Jumat (6/2/2026).

Selain itu, garis kemiskinan individu di Sumut pada September 2025 tercatat sebesar Rp718.220 per kapita per bulan.

Jika dibandingkan September 2024 sebesar Rp648.336, terjadi kenaikan 10,78 persen.

Artinya, penduduk dengan pengeluaran di bawah Rp718.220 per bulan atau sekitar Rp24 ribu per hari per orang masuk kategori miskin.

BPS Sumut juga mencatat komoditas makanan yang menyumbang terbesar terhadap garis kemiskinan.

Beras menjadi komoditas utama baik di perkotaan (22,36 persen) maupun perdesaan (31,79 persen).

Empat komoditas lain yang dominan di perkotaan antara lain rokok kretek filter (10,26 persen), telur ayam ras (4,62 persen), cabai merah (4,03 persen), dan ikan tongkol/tuna/cakalang (3,90 persen).

Kenaikan garis kemiskinan ini menjadi sinyal bagi pemerintah daerah untuk meninjau kembali program perlindungan sosial dan strategi pengentasan kemiskinan, terutama bagi rumah tangga berpendapatan rendah di perkotaan maupun pedesaan.

Asim menekankan bahwa pemantauan garis kemiskinan merupakan langkah penting dalam mengukur kesejahteraan masyarakat dan efektivitas program bantuan sosial.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sumut Terima Bantuan Kedua dari Kaltim Senilai Rp600 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor
Menuju Indonesia Emas 2045, Gubernur Bobby Dorong Generasi Muda Sumut Manfaatkan Peluang Industri Hilirisasi
Wagub Sumut Dorong Lari Trail Jadi Penggerak Prestasi dan Pariwisata
Kahiyang Ayu Perkenalkan Kriya dan Wastra Sumut pada Ketua Umum Dekranas di INACRAFT 2026 Jakarta
Distribusi Pendapatan di Sumut Lebih Merata, BPS Catat Penurunan Ketimpangan
PKB Sumut Dorong Kepala Daerah Dipilih DPRD, Klaim Bisa Tekan Biaya Politik Besar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru