BREAKING NEWS
Jumat, 03 April 2026

Masyarakat Korban Bencana Sumut Bisa Segera Menempati Hunian Sementara, 252 Huntara Dibangun di Lahan 2,6 Hektar

Adam - Sabtu, 07 Februari 2026 07:39 WIB
Masyarakat Korban Bencana Sumut Bisa Segera Menempati Hunian Sementara, 252 Huntara Dibangun di Lahan 2,6 Hektar
Kementerian Pekerjaan Umum mempercepat pembangunan 252 unit hunian sementara bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. (Foto: Dok. Kementerian PU)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan 252 unit hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Pembangunan dilakukan di lahan seluas 2,6 hektar dari total 16,8 hektar yang tersedia, dengan target rampung sebelum bulan Ramadhan agar masyarakat terdampak bisa segera menempati hunian sementara yang layak dan aman.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menekankan pentingnya penyediaan fasilitas dasar sebelum masyarakat menempati hunian.

Baca Juga:

"Hunian harus siap secara menyeluruh. Air bersih, sanitasi, dan listrik harus berfungsi sebelum penghuni mulai menempati," ujar Dody dalam rilis resmi, Jumat (6/2/2026).Huntara ini dibangun dalam 21 blok modular, masing-masing terdiri dari 12 unit, yang diperuntukkan bagi sekitar 245 kepala keluarga atau 1.800 jiwa.

Setiap unit dilengkapi ventilasi dan pencahayaan memadai, sementara tiap blok memiliki fasilitas sanitasi komunal berupa 6 toilet dan 6 shower, serta dapur bersama untuk menunjang kegiatan sehari-hari penghuni. Secara keseluruhan, kawasan ini menyediakan 126 toilet dan 126 shower.

Selain hunian, kawasan ini juga dirancang dengan fasilitas pendukung, termasuk masjid, gedung serbaguna, dapur umum, area cuci, ruang komunal, pos jaga, tempat penampungan sementara (TPS), area hijau, taman bermain anak, lapangan olahraga, serta area parkir.Pembangunan huntara ini menggunakan sistem konstruksi modular dengan rangka baja ringan dan baja CNP, dinding sandwich panel, atap metal, serta lantai GRC berlapis vinyl, untuk mempercepat pengerjaan dan memastikan hunian aman serta nyaman bagi warga.

Sisa lahan yang belum digunakan akan dikembangkan menjadi hunian tetap (huntao) oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Pembangunan huntara ini juga melibatkan kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMN Karya, serta dukungan PLN untuk penyediaan listrik dan infrastruktur air bersih.Kementerian PU berkomitmen agar seluruh tahapan pembangunan berjalan tepat waktu dan sesuai standar, memastikan masyarakat terdampak bencana di Tapanuli Selatan dapat menempati hunian yang layak dan aman.*

(k/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
TPA Terjun Medan Kini Menggunung 30 Meter! Pemko Matangkan Pengelolaan Sampah Modern, Siap Ubah Jadi Energi Listrik
Bupati Labusel Turun Langsung, Tegaskan Pentingnya Budaya Kerja Bersih di Lingkungan OPD
Bupati Ayu Pimpin Aksi Bersih-Bersih, Lingkungan Pasar Way Kanan Jadi Sehat dan Nyaman
Bupati Way Kanan Apresiasi Dedikasi Dokter Internship dalam Layanan Kesehatan Masyarakat
Tim SABER Way Kanan Pantau Harga Bahan Pangan, Pastikan Ketersediaan Aman Menjelang Idul Fitri
DPRD Padangsidimpuan Minta Evaluasi Lurah dan Kades yang Diduga Terlibat “Permainan” Bantuan Bencana: Jangan Main-main!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru