BANDA ACEH - Wakil Gubernur AcehFadhlullah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas penyaluran danabantuan kemasyarakatan untuk pembelian sapimeugang bagi daerah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh.
Atas nama Pemerintah dan masyarakat Aceh, Fadhlullah mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan.
Bantuan disalurkan melalui mekanisme transfer dana dari Presiden melalui Sekretariat Presiden kepada 19 kabupaten dan kota terdampak dengan total nilai mencapai Rp72,75 miliar.
Dana tersebut ditransfer pada Selasa, 10 Februari 2026, dan selanjutnya dikelola oleh masing-masing pemerintah kabupaten dan kota untuk disalurkan kepada masyarakat.
"Alhamdulillah, Bapak Presiden telah menyetujui permohonan Pemerintah Aceh dan masyarakat Aceh untuk bantuan daging sapimeugang. Dananya telah ditransfer hari ini. Kami Pemerintah Aceh dan seluruh masyarakat Aceh mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo," ujar Fadhlullah dalam keterangannya, Selasa malam (11/2/2026).
Fadhlullah menjelaskan, bantuan tersebut ditujukan untuk meringankan beban masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi, terutama menjelang Ramadhan.
Ia meminta para bupati dan wali kota agar segera menindaklanjuti bantuan tersebut dengan melakukan pembelian sapi sesuai alokasi dana yang telah ditransfer ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) masing-masing.
Selain itu, kepala daerah diminta bertanggung jawab penuh terhadap pendistribusian bantuan agar dilakukan secara tertib, merata, dan tepat sasaran.
Prioritas penyaluran diberikan kepada warga terdampak bencana, termasuk masyarakat yang masih berada di lokasi pengungsian.
Penyaluran bantuan ditargetkan rampung paling lambat satu hari sebelum Ramadhan 1447 Hijriah.
Usai penyaluran, pemerintah kabupaten dan kota diwajibkan menyampaikan dokumentasi kegiatan berupa foto atau video, serta laporan singkat realisasi bantuan kepada Biro Isra Sekretariat Daerah Aceh.
Laporan tersebut harus disampaikan paling lambat tiga hari setelah Ramadhan untuk kemudian dilaporkan kepada Presiden.
Adapun 19 kabupaten dan kota penerima bantuan meliputi Lhokseumawe, Aceh Tamiang, Pidie Jaya, Aceh Timur, Bireuen, Langsa, Aceh Utara, Aceh Barat, Pidie, Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Subulussalam, Aceh Besar, Nagan Raya, Aceh Selatan, serta Simeulue.
Di wilayah Simeulue, bencana hidrometeorologi juga terjadi bersamaan dengan gempa bumi yang menyebabkan sejumlah kerusakan pada rumah warga.
Pemerintah Aceh berharap bantuansapimeugang tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta membantu menjaga tradisi meugang tetap terlaksana di tengah kondisi pascabencana, sekaligus menjadi wujud kepedulian pemerintah pusat terhadap masyarakat Aceh.*