Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba Invensi dan Pengabdian Masyarakat Seri II yang digelar Pemko Medan melalui Badan Riset Daerah di gedung serbaguna PKK, Medan Petisah, Kamis (12/2/26). (Foto: ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Acara ini menjadi wujud komitmen pemerintah kota untuk menjadikan inovasi sebagai motor pembangunan. Melalui lomba, masyarakat diberi ruang untuk melahirkan ide dan karya nyata yang bisa langsung diterapkan untuk kepentingan publik.
Dalam sambutannya, Rico menekankan program ini sejalan dengan tagline "Medan untuk Semua, dan Semua untuk Medan."
Ia menegaskan, pembangunan harus bersifat kolaboratif, bukan hanya inisiatif pemerintah.
"Semua untuk Medan berarti kami menyerap ide masyarakat, mengolahnya menjadi program, lalu mengembalikannya untuk kemaslahatan warga," kata Rico Waas, didampingi Sekda Wiriya Alrahman, Kepala BridaBenny Iskandar, Kepala Inspektorat Erfin Fahrurrazi, dan Kadis Kominfo Arrahmaan Pane.
Menurut Rico, karya anak bangsa, termasuk inovator lokal Medan, sering kurang diperhatikan dibandingkan temuan dari luar daerah.
"Padahal banyak inovasi luar biasa yang tidak terpublikasi atau diimplementasikan," ujarnya.
Lomba ini diikuti 181 peserta, mulai dari akademisi lintas perguruan tinggi hingga pelajar SMP. Tingginya kompetisi membuat panitia menambah finalis kategori Invensi dari 10 menjadi 15.
Dalam kategori Pengabdian kepada Masyarakat, pelajar SMP bahkan berhasil masuk finalis, membuktikan potensi inovasi generasi muda.
Rico menekankan, lomba bukan sekadar ajang penghargaan. Karya yang terbukti efektif akan langsung diimplementasikan Pemko Medan.
"Kita serap, kita olah, lalu jadikan program. Pemerintah Kota akan langsung menindaklanjuti di lapangan," jelasnya.
Selain penghargaan lomba, Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada lima OPD sebagai OPD terinovatif 2025 dan menandatangani MoU dengan perguruan tinggi untuk memperkuat ekosistem inovasi di kota ini.
Rico menambahkan, Medan harus menjadi kota pendidikan yang melahirkan inovator tangguh. "Anak Medan harus jadi pemenang dalam hal inovasi dan karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya.*