BREAKING NEWS
Jumat, 13 Februari 2026

Kemnaker Salurkan Rp30,3 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Warga Terdampak Bencana di Sumbar

Raman Krisna - Jumat, 13 Februari 2026 08:32 WIB
Kemnaker Salurkan Rp30,3 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Warga Terdampak Bencana di Sumbar
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyalurkan bantuan senilai Rp30,3 miliar bagi warga terdampak bencana di Provinsi Sumbar di BPVP Padang, Kamis (12/2/2026). (foto: ​Biro Humas Kemnaker)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PADANG — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyalurkan bantuan senilai Rp30,3 miliar bagi warga terdampak bencana di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Bantuan ini diserahkan secara langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang, Kamis (12/2/2026).

Rincian bantuan tersebut mencakup pembangunan lima unit Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK), paket pelatihan vokasi dan sertifikasi untuk 5.008 warga, program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) bagi 100 orang, serta 20 paket padat karya.

Baca Juga:

Selain itu, 125 warga terdampak menerima bantuan tunai, ditambah pembangunan dua unit sumur bor dan mesin air.

Menaker Yassierli menjelaskan, bantuan ini menjadi fondasi pemulihan ekonomi sekaligus peningkatan kapasitas kerja masyarakat pasca-bencana.

"Bantuan ini adalah lanjutan dari aksi tanggap darurat. Akhir Desember lalu, relawan Kemnaker Peduli bergerak dengan dapur umum dan logistik. Sekarang, kita masuk ke fase krusial, yaitu recovery ekonomi," ujar Yassierli.

Ia menambahkan, seluruh Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) di Pulau Sumatera telah dikerahkan untuk mempercepat mitigasi dan pemulihan ekonomi.

Balai-balai di Padang, Medan, hingga Banda Aceh menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat terdampak.

"Fase recovery ini tidak sebentar. Harapan kita ekonomi segera pulih dan masyarakat kembali berdaya," tegas Yassierli.

Menaker menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, hingga masyarakat, agar program pemulihan pasca-bencana berjalan maksimal.

"Pemulihan pascabencana adalah kerja bersama. Keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh sinergi kita semua," pungkas Yassierli.

Program ini diharapkan tidak hanya memulihkan kondisi ekonomi warga terdampak, tetapi juga meningkatkan keterampilan kerja dan kesiapan masyarakat menghadapi tantangan ekonomi ke depan.*

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemko Medan Raih Penghargaan Paritrana Award, Sinergi Pemerintah dan Perusahaan Kuatkan Perlindungan Pekerja
Ketua TP PKK Aceh dan Seruni KMP Resmikan Kembali SD Negeri 1 Sungai Liput Pascabanjir
Kanwil Kemenkum Bali Tegaskan: Royalti dan Paten Bukan Beban, UMK Bisa Untung Besar dari Kekayaan Intelektual
Menaker Tekankan K/L Harus Serap Tenaga Kerja Disabilitas, Ini Bukan Sekadar Wacana Tapi Amanat Konstitusi
Sekda Aceh Tekankan Sinkronisasi Renaksi K/L dan R3P, Sebut Banyak Usulan Pascabencana Belum Masuk Program Prioritas Pusat
Dominasinya Tak Tertandingi: GLORY 99 FC Tumbangkan SARASI FC 8-0, Apakah Juara Group B Bisa Terkejut di Babak 8 Besar?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru