Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
MEDAN – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya mengimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) provinsi serta pemerintah kabupaten/kota untuk bersikap kooperatif dalam proses audit yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).
Seruan tersebut disampaikan Surya dalam Entry Meeting Serentak Pemeriksaan Interim Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 yang digelar secara virtual pada Rabu (19/2/2026).
BPK RI telah memulai pemeriksaan interim LKPD 2025 sejak 18 Februari 2026.Baca Juga:
Pemeriksaan ini dijadwalkan berlangsung hingga 26 Maret 2026, dengan tujuan untuk meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan di seluruh pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota.
Surya menekankan pentingnya untuk memberikan dukungan penuh kepada tim pemeriksa dengan menyediakan dokumen, data, dan informasi yang dibutuhkan selama pemeriksaan.
"Saya minta agar berkomunikasi aktif dan responsif terhadap pemenuhan dokumen dan data terkait laporan keuangan Pemerintah Daerah yang diperlukan tim pemeriksa," ujar Surya saat memimpin kegiatan tersebut yang dilaksanakan secara virtual dari Kantor Gubernur Sumut di Jalan Diponegoro, Medan.
Wagub Sumut berharap agar pemda yang sebelumnya belum meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) bisa memperoleh predikat tersebut pada LKPD 2025 mendatang.
Menurutnya, predikat WTP menjadi simbol tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel, yang menjadi prioritas dalam pemerintahan di Sumut.
"Diharapkan ke depannya pengelolaan keuangan Pemerintah Daerah menjadi lebih akuntabel. Terima kasih kepada BPK Perwakilan Sumatera Utara atas kerja profesional dan independennya," ungkap Surya.
Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Sumut, Paula Henry Simatupang, menegaskan bahwa audit yang dilakukan bukan sekadar rutinitas, melainkan sebagai upaya untuk meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.
Paula berharap audit ini dapat memitigasi risiko dalam pengelolaan keuangan Pemda dan mengurangi temuan yang ada.
"Harapan kami risikonya bisa termitigasi, temuannya kalau tidak bisa hilang minimal berkurang," kata Paula.
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL