Plh. Kepala Dinas PMD Kabupaten Tapteng, Ernita Naibaho, bersama mitra pembangunan Wahana Visi Indonesia meninjau lokasi sumber air bersih di Desa Rampa dan Desa Bonandolok, Kec. Sitahuis, Sabtu (21/2/2026). (foto: Diskominfo Tapteng)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pembangunan untuk mempercepat fase transisi pascabencana, khususnya dalam penyediaan air bersih skala desa.
"Pelaksanaan peninjauan ini merupakan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memberhasilkan fase transisi bencana ke pemulihan di Tapteng, khususnya penyediaan air bersih skala desa," ujar Ernita Naibaho.
Di Desa Rampa, yang dihuni sekitar 74 jiwa atau 24 kepala keluarga, tim melakukan pengambilan sampel air dari mata air, pengukuran debit air, evaluasi kelayakan sumber, dan perhitungan kebutuhan bahan untuk rehabilitasi.
Hasil pengukuran menunjukkan debit air sekitar 0,5 liter/detik atau 27–20 liter/menit.
"Kami mengapresiasi kesediaan masyarakat bergotong royong dalam rehabilitasi sumber air. Hal ini mempercepat pemulihan layananair bersih pascabencana banjir bandang dan tanah longsor," tambah Ernita.
Wahana Visi Indonesia menyediakan pipa dan peralatan untuk rekonstruksi sumber air di desa tersebut.
Selanjutnya, tim melakukan peninjauan di Dusun III Desa Bonandolok untuk memastikan progres rekonstruksi air bersih skala desa berjalan lancar.
Diharapkan, program ini dapat segera dinikmati oleh masyarakat dan meningkatkan kualitas layananair bersih di wilayah terdampak.*
(ad)
Editor
: Raman Krisna
Pasca Banjir dan Longsor, PMD Tapteng dan Wahana Visi Indonesia Pastikan Layanan Air Bersih Desa Rampa dan Bonandolok Segera Pulih