Huntara tersebut diharapkan dapat dihuni masyarakat menjelang perayaan Idulfitri 2026.
"Ya, sesuai perkiraan pekan depan sudah siap sehingga bisa dipakai dan dihuni masyarakat saat Lebaran Idulfitri nanti," kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut, Basarin Yunus Tanjung, Rabu (25/2/2026).
Pembangunan huntara sempat tertunda karena hujan yang melanda wilayah tersebut pada 11 dan 16 Februari 2026, sehingga menimbulkan banjir susulan.
Awalnya, target pembangunan dijadwalkan rampung sebelum bulan Ramadan.
Di Tapsel, dari total 565 unit huntara, sebanyak 379 unit masih dalam tahap pembangunan, sementara 186 unit di Kecamatan Angkola Selatan dan 118 unit di Kecamatan Sipirok telah dihuni.
Sementara itu, di Tapteng terdapat 1.048 unit huntara yang sedang dibangun, dan sebagian unit di Kecamatan Pinangsori, Tukka, dan Pandan sudah dihuni masyarakat. Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) juga telah menempati 40 unit huntara.
Pemerintah Provinsi Sumut berharap seluruh huntara rampung tepat waktu agar masyarakat terdampak bencana dapat merayakan Idulfitri 2026 dengan layak dan aman.*