Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi MBG!
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan satu tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (M
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPTENG — Wakil Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Mahmud Effendi, mendampingi Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution, melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana di kawasan Asrama Haji Pinangsori, Minggu (1/3/2026).
Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan percepatan pembangunan rumah yang diperuntukkan bagi warga yang terdampak bencana, sehingga mereka dapat segera menempati hunian yang layak.
Gubernur Bobby Nasution tiba di Bandara Dr. FL. Tobing Pinangsori sekitar pukul 12.45 WIB, langsung menuju lokasi pembangunan Huntap untuk memantau perkembangan proyek yang diharapkan selesai sebelum Hari Raya Idul Fitri.Baca Juga:
Saat meninjau lokasi, Gubernur Sumut tersebut menyatakan bahwa perkembangan pembangunan Hunian Tetap berjalan dengan baik, tanpa kendala berarti.
Di lokasi tersebut, terdapat sekitar 50 unit rumah yang telah mencapai kemajuan pembangunan sebesar 65 hingga 70 persen.
Dengan target penyelesaian sebelum Idul Fitri, Bobby memastikan bahwa unit yang sudah siap akan segera dihuni oleh warga.
"Sekitar 50 unit rumah sudah mencapai progres 65 hingga 70 persen. Kita targetkan sebelum Idul Fitri, beberapa unit sudah siap dihuni, dan segera kita serahkan kepada warga," ungkap Bobby Nasution.
Selain memantau pembangunan Huntap, Gubernur juga mengunjungi warga yang saat ini masih menempati Hunian Sementara di kawasan Asrama Haji Pinangsori.
Dalam kunjungannya, Bobby berinteraksi langsung dengan warga, menyapa anak-anak, dan memberikan bantuan uang tunai untuk keperluan berbuka puasa.
Kehadiran gubernur di lokasi ini memberi semangat bagi warga yang tengah menunggu hunian tetap mereka selesai dibangun.
Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Effendi, yang turut hadir dalam peninjauan, menjelaskan bahwa sebagian besar warga yang saat ini tinggal di Hunian Sementara berasal dari Desa Pagaran Honas dan Desa Lubuk Ampolu, Kecamatan Badiri.
Mereka adalah korban bencana yang rumahnya rusak berat atau bahkan hilang akibat bencana yang terjadi sebelumnya.
"Saya berharap warga tetap sabar menunggu hunian tetap ini selesai. Kami pastikan mereka akan segera pindah ke tempat tinggal yang lebih layak," ujar Mahmud Effendi.
Pembangunan Hunian Tetap ini diharapkan tidak hanya memberikan tempat tinggal yang lebih nyaman bagi korban bencana, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam upaya rehabilitasi dan pemulihan kondisi kehidupan masyarakat di Tapanuli Tengah.*
(ad)
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan satu tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (M
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait temuan audit Badan Pe
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Presiden ke10 dan ke12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), di Istana Merd
EKONOMI
JAKARTA Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, membantah terlibat dalam kasus dugaan suap impor yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI, Nazaruddin Dek Gam, membantah keterlibatannya dalam dugaan kasus korupsi Program Makan Bergizi Gratis
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 11 Juni 2026. Dalam kunjung
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan menerima kunjungan kerja Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam rangka mempelajari penerapan inovasi teknologi
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan melanjutkan sekaligus memperluas Program Tebus Ijazah pada tahun anggaran 2026. Program yang menjadi salah s
PENDIDIKAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan melalui Kecamatan Medan Amplas bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak gan
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Tanjungbalai menerima piagam penghargaan dari Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, atas dukunga
PEMERINTAHAN