BREAKING NEWS
Rabu, 11 Maret 2026

Sampah Akan Diolah Jadi Energi Listrik, Pemko Medan Siapkan Lahan 5 Hektare untuk Pembangunan PSEL

Abyadi Siregar - Rabu, 11 Maret 2026 14:26 WIB
Sampah Akan Diolah Jadi Energi Listrik, Pemko Medan Siapkan Lahan 5 Hektare untuk Pembangunan PSEL
Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, dalam Rakor Kesiapan Pemerintah Daerah PSEL Batch 2 yang dipimpin Direktur Kawasan, Perkotaan dan Batas Negara Kementerian Dalam Negeri, Amran, secara virtual pada Rabu, 11 Maret 2026. (Foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Pemerintah Kota Medan terus mematangkan rencana pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai bagian dari upaya penanganan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, melalui Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, menyampaikan bahwa sejumlah tahapan penting untuk pembangunan fasilitas tersebut telah mulai dilakukan.

Hal itu disampaikan Wiriya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Pemerintah Daerah PSEL Batch 2 yang dipimpin Direktur Kawasan, Perkotaan dan Batas Negara Kementerian Dalam Negeri, Amran, secara virtual pada Rabu, 11 Maret 2026.

Baca Juga:

Rakor tersebut diikuti dari Command Center Balai Kota Medan bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Melvi Marlabayana.

Wiriya menjelaskan, Pemko Medan telah menyiapkan lahan seluas 5 hektare yang berada di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, tepat di samping Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun milik pemerintah kota.

Lahan tersebut disiapkan khusus untuk pembangunan fasilitas PSEL.

"Lahan seluas 5 hektare ini memang kita siapkan khusus untuk pembangunan PSEL. Lokasinya bersebelahan langsung dengan TPA Terjun milik Pemko Medan," ujar Wiriya.

Selain pembebasan lahan, Pemko Medan juga telah menerbitkan Keputusan Wali Kota Medan mengenai penetapan lokasi pembangunan fasilitas pengolahan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan yang akan menghasilkan energi listrik tersebut.

Pada Tahun Anggaran 2026, pemerintah kota juga telah mengalokasikan anggaran untuk pematangan lahan agar pembangunan fasilitas PSEL dapat segera direalisasikan.

Wiriya mengatakan, proses pembebasan lahan akan terus dilanjutkan hingga memenuhi kebutuhan kawasan pengembangan secara keseluruhan.

"Secara total, kawasan yang direncanakan mencapai 14,4 hektare. Saat ini sudah tersedia 5 hektare untuk pembangunan PSEL, sementara 9,4 hektare lagi akan dibebaskan pada 2026," katanya.

Menurut dia, tambahan lahan tersebut akan difokuskan untuk pengembangan kawasan pengelolaan sampah terpadu, sedangkan untuk pembangunan fasilitas PSEL, lahan yang tersedia saat ini telah memenuhi syarat.

Proyek ini juga merupakan bagian dari pengembangan PSEL Medan Raya yang melibatkan kerja sama lintas daerah.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kota Medan, dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.

Kerja sama itu berkaitan dengan pasokan sampah yang akan diolah di fasilitas PSEL nantinya.

Wiriya menyebutkan, produksi sampah di Kota Medan saat ini mencapai sekitar 1.500 hingga 1.600 ton per hari.

Dari jumlah tersebut, sekitar 1.300 ton per hari direncanakan akan diolah melalui fasilitas PSEL, sedangkan sekitar 300 ton per hari berasal dari Kabupaten Deli Serdang.

Dengan kapasitas tersebut, Pemko Medan optimistis pembangunan PSEL dapat menjadi solusi jangka panjang dalam penanganan sampah di wilayah Medan Raya sekaligus menghasilkan energi listrik dari proses pengolahan tersebut.

"Kami siap merealisasikan pembangunan PSEL ini agar persoalan sampah dapat ditangani secara modern, ramah lingkungan, sekaligus memberikan manfaat tambahan berupa energi listrik," ujar Wiriya.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Padang Lawas Raih Opini WDP BPK Tiga Tahun Berturut, Ketua "DPRD" Palas Nilai Kinerja Inspektorat Belum Optimal
Pemprov Sumut Harap Semua Pengungsi Harus Tinggal di Huntara Sebelum Lebaran
Rocky Gerung: ‘Prabowonomics’ Perlu Diuji Akademis, Bukan Hanya Jadi Jargon Politik
Air PDAM Datang Tengah Malam, Warga Labuhan Ruku “Belajar Hidup Seperti Satpam”
Heboh Mayat Wanita dalam Boks di Medan! Polisi Amankan Dua Remaja, Motif Masih Didalami
Prabowo: Kepemimpinan adalah Takdir, Kekuasaan untuk Lindungi Seluruh Rakyat Indonesia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru