BREAKING NEWS
Rabu, 11 Maret 2026

Kapolri Sebut Diplomasi Presiden Prabowo Subianto Berhasil Tekan Tarif Dagang Indonesia ke Amerika Serikat

Nurul - Rabu, 11 Maret 2026 19:51 WIB
Kapolri Sebut Diplomasi Presiden Prabowo Subianto Berhasil Tekan Tarif Dagang Indonesia ke Amerika Serikat
Kepala Kepolisian Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Humas Mabes Polri)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Kepala Kepolisian Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo menyatakan diplomasi ekonomi pemerintah membuahkan hasil dalam menekan hambatan perdagangan Indonesia dengan Amerika Serikat.

Menurut Sigit, upaya yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto berhasil menurunkan tarif impor terhadap sejumlah komoditas Indonesia.

Tarif yang sebelumnya mencapai 32 persen kini turun menjadi 19 persen, bahkan setelah keputusan pengadilan di AS kembali menurun hingga 15 persen.

Baca Juga:

Pernyataan itu disampaikan Sigit saat menghadiri acara buka puasa bersama TNI–Polri di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.

Ia menilai penurunan tarif tersebut menjadi langkah penting untuk menjaga daya saing industri nasional di tengah tekanan ekonomi global.

Selain itu, pemerintah juga disebut berhasil mendorong kebijakan tarif ekspor nol persen bagi ribuan komoditas unggulan Indonesia. Beberapa sektor yang dinilai mendapat dampak positif antara lain industri sepatu, mebel, tekstil, dan semikonduktor.

Sigit mengatakan kebijakan ini diharapkan dapat menjaga keberlangsungan industri padat karya sekaligus mencegah gelombang pemutusan hubungan kerja.

Menurut dia, sekitar 1.800 komoditas nasional berpotensi memperoleh akses perdagangan yang lebih kompetitif di pasar internasional.

Di tengah dinamika global yang dipicu konflik geopolitik dan fluktuasi harga energi, Sigit menilai stabilitas keamanan dalam negeri menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan investor.

Ia mengajak jajaran TNI dan Polri untuk mengawal berbagai program strategis pemerintah, termasuk agenda hilirisasi industri yang tengah didorong pemerintah.

Program tersebut mencakup sejumlah sektor strategis seperti industri otomotif, pertahanan, hingga energi terbarukan.

"Modal dasar kita adalah stabilitas keamanan dan politik. TNI dan Polri wajib mengawal program strategis pemerintah agar Indonesia tetap mampu menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah situasi global yang penuh tantangan," kata Sigit.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru