Malam Minggu Bareng Warga Medan Tembung, Rico Waas Dengar Keluhan hingga Janjikan 30 Truk Sampah
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengisi malam minggu bersama warga Medan Tembung pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Melalui kegi
PEMERINTAHAN
ACEH TIMUR, ACEH – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyoroti kelambanan pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi korban banjir.
Pernyataan ini disampaikan saat kunjungan kerja di Kabupaten Aceh Timur, Senin (16/3/2026).
Tito menegaskan, hingga saat ini terdapat 45 daerah yang belum menyerahkan data bersih terkait lokasi pembangunan Huntap.Baca Juga:
Padahal, pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran dan skema pembangunan yang siap dijalankan.
"Presiden menegaskan lahan harus milik pemerintah dan diberikan untuk penyintas banjir. Sehingga jelas data kita. Jangan salahkan pemerintah pusat, ini pemerintah daerah yang tidak gerak," ujar Tito.
Satgas Huntap di Tingkat Daerah
Tito meminta pemerintah kabupaten/kota membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk mempercepat pendataan dan pembangunan Huntap.
Satgas diharapkan melibatkan unsur desa, camat, Polri, Kodim, Kejaksaan, BNPB, Kementerian Sosial, hingga Badan Pusat Statistik (BPS).
Skema pembangunan Huntap dibagi menjadi tiga kategori:
- Huntap Insitu Mandiri – dibangun di atas tanah pribadi penyintas dengan anggaran Rp60 juta.
- Huntap Insitu BNPB – dibangun di atas tanah pribadi namun dikerjakan oleh BNPB.
- Huntap Komunal – dibangun secara kompleks, dengan pengerjaan oleh Kementerian Perumahan.
Untuk Huntap komunal, Tito menekankan pemerintah daerah harus menyiapkan lahan.
Jika tidak tersedia, penggunaan lahan BUMN atau HGU perusahaan bisa dijadikan alternatif.
Pesan Tegas kepada Pemda
Tito menyoroti fenomena kelambanan ini terjadi merata di Aceh dan Sumatera. Ia meminta bupati dan wali kota turun langsung ke lapangan untuk menjemput data, bukan hanya menunggu di kantor.
"Kalau pemerintah daerah tidak gerak, data tidak ada, bagaimana mau dibangun Huntap? Data itu krusial," tegas Mendagri.
Dengan pembentukan Satgas dan keterlibatan berbagai elemen, Tito optimistis pendataan dan pembangunan Huntap bisa segera berjalan, sehingga rumah korban banjir dapat segera dibangun dan dihuni.*
(k/dh)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengisi malam minggu bersama warga Medan Tembung pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Melalui kegi
PEMERINTAHAN
JAKARTA Gedung Kesenian Jakarta menjadi ruang perjumpaan beragam ekspresi seni tradisi dalam Festival Bedhayan ke6 Tahun 2026 yang dige
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Polda Metro Jaya akan memanggil mantan ketua yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, berinisia
HUKUM DAN KRIMINAL
SERDANG BEDAGAI Seorang perempuan lanjut usia bernama Rasiyah, 69 tahun, menjadi korban penganiayaan yang dilakukan cucu kandungnya send
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Sepasang suami istri, Budi Ikhsan, 66 tahun, dan Nurhayati Damanik, 58 tahun, ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyampaikan keprihatinan atas temuan ratusan senjata,
NASIONAL
JAKARTA Jengkol dikenal sebagai salah satu bahan makanan dengan cita rasa khas yang digemari banyak orang. Namun, aroma yang menyengat dan
KESEHATAN
JAKARTA Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk pertama kalinya dilaporkan berhasil merancang virus biologis baru yang
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Harga emas Antam pada Minggu, 9 Agustus 2026, terpantau tidak mengalami perubahan dibandingkan perdagangan sebelumnya. Harga ema
EKONOMI
JAKARTA Pengamat koperasi Dewi Tenty Septi Artiany menilai program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih belum sepenuhnya menerapkan prinsi
EKONOMI