Pemprov Sumut Sinkronkan Lima Sektor Prioritas Pascabencana, Tekankan Pembangunan Tangguh
- Jumat, 27 Maret 2026 07:52 WIB
Penjabat Sekda Provinsi Sumut, Sulaiman Harahap, dalam kegiatan penajaman usulan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang berlangsung di Bina Graha, Kantor Bapperida Sumut, Kamis (26/3/2026). (foto: Diskominfo Sumut)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melakukan sinkronisasi dan pemutakhiran terhadap lima sektor prioritas dalam penanganan pascabencana, yakni perumahan dan permukiman, infrastruktur, ekonomi, sosial, serta lintas sektor.
"Proses percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Provinsi Sumut telah melalui beberapa tahapan perencanaan yang terstruktur," ujar Sulaiman dalam kegiatan penajaman usulan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang berlangsung di Bina Graha, Kantor Bapperida Sumut, Kamis (26/3/2026).
Saat ini, proses telah memasuki tahap penajaman usulan kegiatan yang menjadi kewenangan provinsi.
Menurut Sulaiman, sinkronisasi dilakukan untuk memastikan kesesuaian usulan dengan dokumen Jitupasna, mengidentifikasi program yang belum terakomodasi dalam rencana aksi kementerian/lembaga, serta mengintegrasikan kegiatan prioritas ke dalam perencanaan pembangunan daerah.
Ia menekankan pentingnya pendekatan pembangunan kembali yang lebih baik atau build back better dalam setiap program rehabilitasi.
"Kita harus memastikan bahwa rehabilitasi dan rekonstruksi tidak hanya memulihkan kondisi, tetapi juga meningkatkan kualitas pembangunan agar lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sumut, Dikky Anugerah, menjelaskan bahwa penentuan prioritas kegiatan dibagi dalam tiga kategori.
Prioritas pertama atau kritis mencakup kegiatan yang berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat dan pemulihan fungsi dasar wilayah.
Prioritas kedua atau penting mencakup pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi dengan tingkat kerusakan sedang.