Gubsu Bobby Nasution menyerahkan LKPD TA 2025 kepada Kepala Perwakilan BPK Sumut Paula Henry Simatupang di Auditorium BPK Perwakilan Provinsi Sumut Jalan Imam Bonjol Medan. Senin (30/3/2026). (Foto : Alexander AP Siahaan/Diskominfo Provsu)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyerahkan Laporan KeuanganPemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2025 kepada Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Sumut, Paula Henry Simatupang.
Penyerahan laporan tersebut dilakukan di Auditorium BPK Perwakilan Provinsi Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, pada Senin (30/3/2026).
Dalam kesempatan itu, Gubernur Bobby menjelaskan bahwa Pemprov Sumut terus berupaya meningkatkan kualitas laporan keuangan sebagai wujud komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
"Laporan keuangan ini merupakan instrumen utama untuk memastikan tata kelola yang bersih dan sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan (SAP) serta regulasi yang berlaku," ujar Bobby Nasution.
Bobby memaparkan bahwa Pendapatan Daerah untuk Tahun Anggaran 2025 dianggarkan sebesar Rp12,54 triliun dengan realisasi sebesar Rp12,02 triliun atau 95,87% dari anggaran.
Sementara itu, belanja daerah dianggarkan sebesar Rp12,5 triliun dan terealisasi Rp11,5 triliun atau 92%.
Selain itu, tercatat pula Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) sebesar Rp532,48 miliar.
Posisi keuangan daerah pada akhir tahun menunjukkan aset sebesar Rp27,04 triliun, kewajiban Rp2,2 triliun, dan ekuitas Rp24,84 triliun.
Bobby Nasution juga menegaskan bahwa selama lebih dari satu dekade, Pemprov Sumut telah berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 11 kali berturut-turut sejak 2014.
"Kami terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan, baik dari sisi ketepatan waktu maupun akurasi penyajian. Penyerahan yang tepat waktu adalah bagian dari upaya kami untuk menjaga tata kelola yang disiplin dan profesional," tambah Bobby.
Sebagai tambahan, Bobby menyampaikan pentingnya penanganan cepat terhadap bencana yang mempengaruhi Sumut, termasuk dalam pengelolaan keuangan daerah.
"Kami berharap Sumut dan kabupaten/kota dapat meraih opini WTP tahun ini, serta mempercepat proses penanganan bencana," ungkap Bobby Nasution di hadapan seluruh kepala daerah se-Sumut yang hadir pada acara tersebut.