Kunjungan ini bertujuan memperkuat program pemberdayaan keluarga melalui pemanfaatan pekarangan dan pengembangan usaha masyarakat.
Dua desa yang dikunjungi adalah Desa Maga Dolok, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, yang menjadi desa binaan kategori Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman (Hatinya PKK), serta Desa Sibanggor Tonga, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, yang dibina dalam program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).
Yupri Astuti menekankan pentingnya koordinasi pengurus PKK dari tingkat desa hingga kabupaten agar memahami indikator penilaian lomba tingkat provinsi.
"Kita berharap Desa Maga Dolok dapat menjadi desa terbaik dalam kategori Hatinya PKK," ujarnya.
Selain itu, TP PKKDesa Sibanggor Tonga telah menekuni berbagai usaha rumah tangga dan tengah mempersiapkan strategi pemasaran produk melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda).
"Melalui Dekranasda, wirausaha yang ditekuni oleh kaum ibu di Sibanggor Tonga akan kita bantu pemasarannya," kata Yupri Astuti.
Kepala Desa Maga Dolok, M. Nurdin, menyampaikan apresiasi atas penetapan desanya sebagai perwakilan Kabupaten Madina dalam perlombaan tingkat provinsi.
Masyarakat desa telah memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam berbagai tanaman kebutuhan dapur, yang sebagian sudah mulai dipanen.
"Ini sangat membantu, terutama untuk memenuhi kebutuhan dapur keluarga," ujar Nurdin.
Sementara itu, Kepala Desa Sibanggor Tonga, Mulyadi, mengungkapkan masyarakat juga mendapatkan pendampingan dari PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) untuk mengembangkan wirausaha melalui kelompok-kelompok kecil.
Dalam kunjungan ini, Yupri Astuti menyerahkan bantuan bibit jagung dan kol, menabur bibit ikan, serta memberikan santunan kepada anak yatim di Desa Maga Dolok, sebagai bentuk dukungan langsung terhadap pemberdayaan masyarakat.*
(ad)
Editor
: Adelia Syafitri
TP PKK Madina Kunjungi Desa Binaan, Perkuat Pemberdayaan Keluarga dan Usaha Masyarakat