Ketika Negarawan Gagal Menjaga Lidah di Negeri Majemuk
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
JAKARTA – Pakar komunikasi digital Anthony Leong menilai gaya komunikasi Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mencerminkan pendekatan yang adaptif di era digital.
Menurut dia, sikap tersebut terlihat dari keterbukaan dan respons cepat dalam menghadapi pertanyaan media.
"Sikap itu tercermin saat melayani berbagai pertanyaan dari sekitar 60 wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (10/4)," kata Anthony dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (13/4/2026).Baca Juga:
Ia menjelaskan, situasi ketika seorang pejabat publik harus menghadapi puluhan wartawan secara bersamaan merupakan tekanan komunikasi yang tidak ringan.
Namun, Teddy dinilai mampu merespons dengan tenang, jelas, dan terstruktur.
"Ketika seorang pejabat publik berada dalam situasi dikepung puluhan wartawan dan tetap mampu menjawab dengan tenang, jelas serta terstruktur, itu menunjukkan kapasitas komunikasi yang kuat," ujarnya.
Anthony menilai kemampuan tersebut tidak hanya mencerminkan keterampilan berbicara, tetapi juga penguasaan substansi dan kesiapan dalam menghadapi dinamika komunikasi secara langsung.
Ia juga menyebut pola komunikasi Teddy yang relatif jarang tampil di publik, namun muncul pada momen tertentu untuk merespons isu strategis, sebagai pendekatan yang efektif.
"Yang biasanya beliau jarang tampil, tetapi sesekali tampil untuk menepis isu strategis. Itu sangat tepat dan diperlukan di kondisi seperti ini," katanya.
Menurut Anthony, dalam komunikasi digital, kecepatan dan keterbukaan menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik.
Transparansi yang disampaikan langsung di hadapan media dinilai berdampak pada persepsi kredibilitas pemerintah.
Ia juga menyoroti gaya komunikasi Teddy yang dinilai lebih cair namun tetap berbobot, serta sesuai dengan karakter audiens digital saat ini, terutama generasi milenial dan Gen Z.
"Audiens digital saat ini cenderung menyukai komunikasi yang autentik, tidak kaku, dan langsung ke inti persoalan," ujarnya.
Lebih lanjut, Anthony menilai pola komunikasi terbuka tersebut tidak hanya berdampak pada publik, tetapi juga pada efektivitas komunikasi internal pemerintahan.
Kejelasan pesan disebut dapat memperkuat koordinasi antarkementerian dan lembaga.
"Dalam perspektif komunikasi organisasi, transparansi dan kejelasan pesan merupakan fondasi koordinasi yang efektif," kata dia.
Ia menambahkan, gaya komunikasi seperti itu merupakan bagian dari transformasi komunikasi pemerintah menuju model yang lebih modern, interaktif, dan dekat dengan masyarakat.*
(at/ad)
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
JAKARTA Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan pengalamannya saat masih menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Gerakan Pemuda Ka&039bah (GPK) Imam Fauzan A. Uskara membantah tudingan adanya pemecatan massal ratusan pengurus Dewa
POLITIK
JAKARTA PT Pertamina International Shipping (PIS) menyatakan dua kapalnya, Pertamina Pride dan Gamsunoro, hingga kini masih berada di kawa
NASIONAL
JAKARTA Politikus PAN Surya Utama alias Uya Kuya melaporkan dugaan penyebaran berita bohong yang mencatut namanya ke Polda Metro Jaya. Lap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Google dilaporkan menggandeng perusahaan kacamata EssilorLuxottica untuk memperkuat pengembangan kacamata pintar berbasis Android
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan penyelesaian seluruh berkas layanan pertanaha
NASIONAL
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor), Kamser Maroloan Sitanggang, menyampaikan surat terbuka kepada Komisi III
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Gelombang kejahatan penipuan atau scam di sektor keuangan digital kian mengkhawatirkan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat to
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menekankan pentingnya pemikiran geopolitik dalam menjaga arah dan kepenting
POLITIK