BREAKING NEWS
Kamis, 30 April 2026

Pemerintah Siapkan 13 Taman Nasional Jadi Konservasi Kelas Dunia, Ini Daftar Lokasi Prioritasnya

Dharma - Kamis, 30 April 2026 08:58 WIB
Pemerintah Siapkan 13 Taman Nasional Jadi Konservasi Kelas Dunia, Ini Daftar Lokasi Prioritasnya
Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni. (Foto: beritanasional)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Pemerintah melalui Kementerian Kehutanan menyiapkan 13 taman nasional untuk dijadikan proyek percontohan atau pilot project pengembangan kawasan konservasi berkelas dunia berbasis pembiayaan inovatif.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyebut langkah ini merupakan bagian dari upaya mempercepat revitalisasi taman nasional di Indonesia melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Pengelolaan Taman Nasional.

"Ide besarnya adalah bagaimana kita secara bersama-sama, dengan masyarakat juga, bisa membuat taman nasional kita menjadi taman nasional yang baik," kata Raja Juli dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026).

Baca Juga:

Satgas tersebut diketuai oleh Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo dan telah merumuskan sejumlah langkah strategis bersama berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk memperbaiki tata kelola taman nasional agar berstandar dunia.

Pemerintah menegaskan, pengelolaan 13 taman nasional ini akan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan dengan melibatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam ekosistem konservasi.

"Hampir mustahil kita menjaga taman nasional tanpa bantuan masyarakat. Karena itu pengelolaan harus profesional," ujarnya.

Raja Juli juga menekankan pendekatan ecology before tourism, yakni menjaga kelestarian lingkungan sebagai prioritas utama sebelum pengembangan ekowisata dilakukan.

"Kami tidak ingin taman nasional dikomersialkan. Fokusnya adalah pelestarian, sambil tetap memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat," tambahnya.

Adapun 13 taman nasional yang masuk dalam program prioritas tersebut terbagi dalam beberapa kategori ekosistem, yakni:

- Ekosistem pegunungan: Bromo Tengger Semeru, Rinjani, Lorentz
- Ekosistem laut: Wakatobi, Komodo
- Spesies ikonik dan karbon tinggi: Tanjung Puting, Ujung Kulon, Way Kambas
- Hutan dataran rendah/pegunungan: Sebangau, Gunung Leuser
- Ekosistem karst: Manusela
- Partisipasi masyarakat: Mutis Timau, Memberamo Foja

Program ini juga merujuk pada Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2026 yang ditandatangani pada 16 April 2026 tentang pembentukan Satgas Inovasi Pembiayaan Pengelolaan Taman Nasional.

Pemerintah berharap program ini dapat menjadikan taman nasional Indonesia sebagai aset konservasi kelas dunia yang tetap terjaga kelestariannya sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.*

(k/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wali Kota Mahyaruddin Terima KNPI, Dorong Sinergi Pemuda Dukung Penataan Kota Tanjungbalai
Wali Kota Mahyaruddin Terima Panitia HUT ke-105 GPdI, Dukung KKR Paskah Zona VIII
Pemerintah Tegaskan Kebijakan Propekerja 2026, dari Upah Minimum, BHR Ojol hingga BSU dan JKP
Solidaritas Sumut–Sumbar Mengalir Rp287 Miliar untuk Pemulihan Bencana di Aceh
Prabowo Semprot Pengusaha: Sudah Dapat Fasilitas, Uang Malah Dibawa ke Luar Negeri
Prabowo: Saya Ingin Hidup 1.000 Tahun Lagi, untuk Melihat Indonesia Jaya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru