Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Simalungun, Darmawati Anton Achmad Saragih, menggelar GPM menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Tapian Dolok, Sumatera Utara, Selasa, 19 Mei 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
SIMALUNGUN - Pemerintah Kabupaten Simalungun menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Tapian Dolok, Sumatera Utara, Selasa, 19 Mei 2026.
Program ini ditujukan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga terjangkau.
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Simalungun itu mendapat perhatian dari berbagai unsur pimpinan daerah.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Simalungun, Darmawati Anton Achmad Saragih, hadir langsung bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan, Yulince Mixnon Andreas Simamora, serta jajaran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Turut hadir Camat Tapian Dolok, Juraini Purba, beserta jajaran, pengurus TP PKK tingkat kabupaten, kecamatan, hingga nagori dan kelurahan se-Kecamatan Tapian Dolok.
Kepala Bidang Pemasaran Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Simalungun, Rapolan Sitio, mengatakan kegiatan Gerakan Pangan Murah dilaksanakan serentak di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara sebagai tindak lanjut instruksi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Program ini merupakan bagian dari kerja Tim Pengendali Inflasi Daerah Kabupaten Simalungun yang bekerja sama dengan Bank Indonesia Perwakilan Pematangsiantar serta Perum Bulog Cabang Pematangsiantar.
Untuk menjangkau masyarakat lebih luas, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dibagi ke empat titik, yakni Kecamatan Tanah Jawa, Tapian Dolok, Bandar, dan Kecamatan Siantar.
Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.
Beras SPHP kemasan lima kilogram dijual Rp58 ribu, minyak goreng merek Kita Rp15.500, minyak goreng Fortune Rp16.500, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, dan telur ayam Rp52 ribu per papan.
Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya warga yang datang membeli kebutuhan pokok menjelang Idul Adha.
Dalam sambutannya, Darmawati mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan.
"Gerakan Pangan Murah ini adalah bukti nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Ketahanan Pangan yang berkolaborasi dengan Bulog dan Bank Indonesia untuk menjaga harga pangan tetap terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat," ujar Darmawati.
Ia juga mengimbau masyarakat agar berbelanja secara bijak dan tidak melakukan penimbunan bahan pangan agar manfaat program dapat dirasakan secara merata.
Selain itu, Darmawati mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.
Salah satu langkah sederhana yang disarankan ialah menanam cabai di halaman rumah.
Menurut dia, upaya tersebut dapat membantu keluarga mengurangi pengeluaran kebutuhan dapur sekaligus memperkuat kemandirian pangan rumah tangga.
Darmawati juga berharap kegiatan serupa ke depan semakin melibatkan petani dan peternak lokal agar masyarakat memperoleh akses pangan segar, sehat, dan bergizi sekaligus mendukung produk lokal Kabupaten Simalungun.*