BREAKING NEWS
Senin, 08 Juni 2026

Lebih dari 80 Pohon Tumbang, Rico Waas Semprot Kadis LH Medan: Jangan Cuma Bilang On Progres!

Abyadi Siregar - Senin, 08 Juni 2026 15:27 WIB
Lebih dari 80 Pohon Tumbang, Rico Waas Semprot Kadis LH Medan: Jangan Cuma Bilang On Progres!
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegur Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan, Melvi Marlabayana, menyusul banyaknya pohon tumbang yang terjadi akibat hujan deras disertai angin kencang dalam beberapa hari terakhir.

Teguran itu disampaikan Rico saat memimpin Rapat Evaluasi Capaian Kerja Janji Kampanye Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan di Balai Kota Medan, Senin, 8 Juni 2026.

Dalam rapat tersebut, Rico menilai banyaknya pohon tumbang menunjukkan lemahnya pengawasan dan pemantauan terhadap kondisi pohon-pohon tua yang berada di sejumlah ruas jalan di Kota Medan.

Baca Juga:

Menurut dia, pohon yang sudah berusia tua dan berpotensi membahayakan seharusnya tidak hanya dipangkas, tetapi juga dievaluasi untuk ditebang dan diganti apabila kondisinya tidak lagi layak.

"Kalian tidak mengecek pohon, makanya banyak pohon tumbang. Banyak sekali pohon kita yang sudah tua. Pohon yang terlalu tua itu bukan hanya butuh dipangkas, tetapi harus diangkat karena sudah membahayakan," kata Rico.

Ia menegaskan tidak ingin kejadian serupa kembali terulang, terutama jika sampai menimbulkan korban jiwa maupun kerugian bagi masyarakat.

"Saya tidak mau kejadian seperti ini terjadi lagi," ujarnya.

Sebelumnya, Rico mempertanyakan perkembangan penanganan dampak pohon tumbang yang terjadi akibat cuaca ekstrem beberapa hari terakhir.

Namun, jawaban singkat dari Kepala DLH Medan yang hanya menyebut penanganan masih "on progres" membuat Rico tidak puas.

Wali Kota kemudian meminta penjelasan yang lebih rinci terkait jumlah pohon tumbang, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah yang telah dilakukan oleh dinas terkait.

"Dari kemarin asal ditanya jawabnya on progres terus. On progresnya bagaimana? Berapa total pohon yang tumbang? Yang tertimpa pohon bagaimana kondisinya? Jelaskan, jangan cuma on progres saja," kata Rico.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Melvi Marlabayana menjelaskan bahwa jumlah pohon tumbang akibat hujan deras dan angin kencang mencapai lebih dari 80 pohon yang tersebar di berbagai titik di Kota Medan.

Menurut dia, peristiwa tersebut menyebabkan dua anak mengalami luka-luka serta sejumlah rumah dan kendaraan mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon.

"Total pohon yang tumbang lebih dari 80. Ada dua anak yang menjadi korban dan sudah mendapatkan penanganan medis. Rumah dan mobil yang tertimpa juga sudah ditangani," ujar Melvi.

Melvi mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan inventarisasi terhadap pohon-pohon yang dinilai berisiko tumbang.

DLH Medan juga sedang menyiapkan alat khusus untuk mengukur usia dan kondisi batang maupun dahan pohon.

Dengan alat tersebut, petugas dapat mengetahui tingkat kepadatan batang, mendeteksi bagian yang telah lapuk atau kopong, serta menentukan tindakan yang perlu dilakukan terhadap pohon tersebut.

"Kami sedang melakukan pengecekan. Saat ini ada alat yang dapat mengukur usia pohon dan mengetahui apakah batang atau dahannya masih padat atau sudah kopong. Dari situ bisa ditentukan apakah pohon perlu dipangkas atau diganti," kata Melvi.

Pemerintah Kota Medan berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pohon-pohon tua yang berada di sepanjang jalan protokol maupun kawasan permukiman guna mencegah risiko tumbang saat cuaca ekstrem kembali terjadi.*

(sp/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Heboh Kabar Menkeu Diganti, Istana Akhirnya Buka Suara
Bobby Nasution Tegur PLN, Minta Kompensasi untuk Warga Terdampak Pemadaman Listrik Bergilir di Sumut
Cadangan Devisa RI Turun Rp 23 Triliun, BI Ungkap Penyebab Utamanya
Jadwal SIM Keliling Medan 8–14 Juni 2026: Lokasi, Syarat, dan Jam Operasional
Pesta Budaya Karo “Mbure Ate Tedeh” di Binjai Jadi Wadah Pelestarian Tradisi dan Persatuan
Run For Garbage 2026 Semarakkan CFD Medan, Ratusan Peserta Lari Sambil Kampanyekan Lingkungan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru