Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
TANJUNGBALAI – Pemerintah Kota Tanjungbalai bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menandatangani komitmen bersama untuk mendukung pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Penandatanganan komitmen tersebut dilaksanakan di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Rabu, 10 Juni 2026.
Kegiatan ini digelar Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai dan dihadiri Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly selaku Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Pendidikan Bukhori Ginting, serta jajaran terkait.
Baca Juga:
Komitmen bersama tersebut menjadi bentuk dukungan seluruh unsur pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pengawas, dan pemangku kepentingan dalam mewujudkan proses penerimaan murid baru yang bersih, transparan, berintegritas, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Plh Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk tanggung jawab bersama untuk memastikan setiap anak memperoleh kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan yang layak.
"Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi merupakan komitmen bersama untuk menjamin hak setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang setara dan berkualitas," kata Fadly.
Menurut dia, penandatanganan komitmen bersama menjadi langkah konkret dalam memastikan pelaksanaan SPMB berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan tanpa diskriminasi.
Ia menegaskan bahwa SPMB tidak hanya dipandang sebagai mekanisme administratif dalam penerimaan siswa baru, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem pendidikan yang jujur dan adil bagi generasi penerus bangsa.
"SPMB bukan sekadar proses teknis penerimaan murid baru, tetapi juga komitmen moral untuk memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh anak dalam memperoleh pendidikan yang layak tanpa diskriminasi," ujarnya.
Fadly menambahkan, proses penerimaan peserta didik baru merupakan pintu awal bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas.
Karena itu, seluruh tahapan pelaksanaannya harus dijaga agar berlangsung bersih, profesional, dan terpercaya.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan pelaksanaan SPMB membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, sekolah, aparat penegak hukum, hingga masyarakat.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.