BREAKING NEWS
Kamis, 06 Agustus 2026

Rico Waas Gerak Cepat Tindak Keluhan Warga Medan Johor, Dari Banjir hingga BPJS Tidak Aktif

Abyadi Siregar - Sabtu, 13 Juni 2026 15:09 WIB
Rico Waas Gerak Cepat Tindak Keluhan Warga Medan Johor, Dari Banjir hingga BPJS Tidak Aktif
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat kegiatan Sapa Warga yang digelar di halaman SDN 060936, Jalan Pintu Air II, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, Sabtu (13/6/2026). (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menunjukkan respons cepat terhadap berbagai keluhan masyarakat saat kegiatan Sapa Warga yang digelar di halaman SDN 060936, Jalan Pintu Air II, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung usai gotong royong bersama warga itu menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat.

Beragam persoalan disampaikan warga, mulai dari taman kota yang kurang terawat, banjir akibat drainase buruk, jalan rusak, penerangan jalan yang minim, hingga layanan kesehatan.

Baca Juga:

Salah satu keluhan datang dari Agus, warga Karya Jaya Gedung Johor, yang menyoroti kondisi Taman Cadika yang dinilai kurang terawat.

Menanggapi hal itu, Rico Waas langsung menginstruksikan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk melakukan pembersihan secara menyeluruh.

"Jangan hanya bagian depan yang dibersihkan. Area belakang juga harus dipantau. Minggu depan harus sudah bersih," tegas Rico.

Persoalan drainase juga menjadi perhatian warga.

Yus, warga Lingkungan 11 Suka Maju, mengeluhkan genangan air yang kerap muncul saat hujan karena saluran drainase tidak berfungsi optimal.

Rico meminta Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) segera melakukan pengecekan lapangan dan mempercepat penanganan.

Keluhan serupa disampaikan Sahara Tarigan yang menyoroti proyek normalisasi drainase yang belum selesai serta kondisi Jalan Gang Cangkul yang rusak.

Rico meminta dinas terkait segera menindaklanjuti dan menyelesaikan pekerjaan yang tertunda.

Sementara itu, Usman Lubis dari Kelurahan Titi Kuning mengeluhkan kondisi jalan rusak dan keberadaan tempat pembuangan sampah sementara (TPS) yang menimbulkan bau menyengat hingga mengganggu aktivitas ibadah warga sekitar.

Menanggapi hal tersebut, Rico menegaskan Pemko Medan akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terkait perbaikan jalan.

Ia juga meminta instansi terkait menata kembali lokasi TPS agar tidak mengganggu masyarakat.

Keluhan yang cukup serius datang dari Asmudin Lubis, warga Kedai Durian, terkait banjir kiriman dari wilayah Deli Serdang yang kerap merendam permukiman.

Ia meminta pemerintah melakukan pelebaran dan pendalaman parit untuk meningkatkan kapasitas tampung air.

Rico langsung memerintahkan jajaran terkait melakukan kajian teknis dan pengecekan lapangan guna mencari solusi yang tepat.

Masalah penerangan jalan umum dan jalan rusak di kawasan perbatasan juga turut disampaikan warga.

Menanggapi hal itu, Rico meminta Dinas Perhubungan segera turun ke lokasi pada hari yang sama untuk melakukan pengecekan.

Dalam pertemuan tersebut, warga Lingkungan 9 Kwala Bekala juga mengeluhkan banjir yang terjadi hingga tiga kali dalam sebulan.

Pihak kecamatan menjelaskan bahwa normalisasi drainase sepanjang 800 meter menuju Sungai Babura sedang berjalan dan pemasangan lampu penerangan jalan akan segera dilakukan.

Tak hanya soal infrastruktur, layanan kesehatan juga menjadi perhatian warga. Agnes, salah seorang warga, mempertanyakan status BPJS Kesehatan miliknya yang tidak aktif.

Menjawab hal itu, Rico memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC) yang telah diterapkan Pemerintah Kota Medan.

"Tidak aktif pun tetap bisa dilayani. Tidak ada alasan untuk tidak dilayani," ujarnya.

Di akhir kegiatan, Rico mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.

Ia meminta warga lebih peduli terhadap kondisi drainase dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama sampah plastik yang sering menjadi penyebab utama tersumbatnya saluran air.

"Jangan sampai ada lagi sampah plastik menumpuk di parit. Dampaknya kembali kepada kita semua, terutama saat musim hujan," kata Rico.

Melalui kegiatan Sapa Warga, Pemerintah Kota Medan berharap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat ditangani lebih cepat dan tepat sasaran melalui komunikasi langsung antara warga dan pemerintah.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kurir Perempuan Antar 9 Kg Sabu ke Medan Digagalkan, Upah Rp22 Juta Terungkap
Rico Waas Buka Pekan KHAS Medan 2026, Tekankan Ciri Khas Kuliner Lokal Harus Menonjol
Kos Mewah di Medan Disulap Jadi Pabrik Vape Narkoba, Diduga Dikendalikan WNA
8 Tempat Sarapan Legendaris di Medan, Lontong Kak Lin hingga Soto Sinar Pagi yang Selalu Diburu
Pascainsiden KMP Aceh Hebat 2, Pemerintah Aceh Fokus Pemulihan Korban dan Dorong Investigasi Menyeluruh
8 Eks Anggota TPNPB-OPM di Papua Pegunungan Nyatakan Setia ke Indonesia, Serahkan Senjata
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru