BREAKING NEWS
Kamis, 06 Agustus 2026

Rico Waas Tekankan Ulama sebagai Kompas Moral, Bukan Alat Kepentingan Sesaat

Abyadi Siregar - Selasa, 16 Juni 2026 19:44 WIB
Rico Waas Tekankan Ulama sebagai Kompas Moral, Bukan Alat Kepentingan Sesaat
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menjamu makan siang bersama tim Haflah Khas Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa (16/6/2026). (Foto: Dinas Kominfo Kota Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya peran ulama sebagai mitra moral dalam penyelenggaraan pemerintahan, bukan hanya dimanfaatkan dalam situasi tertentu atau kepentingan sesaat.

Pernyataan itu disampaikan Rico saat menjamu makan siang bersama tim Haflah Khas Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa (16/6/2026). Kegiatan tersebut juga bertepatan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.

Dalam kesempatan itu, Rico mengingatkan agar ulama tidak diposisikan sebagai alat kepentingan tertentu, melainkan sebagai bagian penting dalam menjaga arah moral pemerintahan.

Baca Juga:

"Ulama jangan kita jadikan objek tertentu, digunakan hanya pada saat-saat tertentu, misalnya ketika terpojok atau saat butuh saran saja," ujar Rico.

Ia juga menekankan bahwa seorang pemimpin, baik kepala daerah maupun pejabat lainnya, tetap manusia biasa yang memiliki keterbatasan dan tidak luput dari kesalahan. Karena itu, menurutnya, kehadiran ulama dibutuhkan sebagai penyeimbang agar kebijakan tetap berada pada jalur yang benar.

"Pimpinan ini bisa lurus kalau didampingi ulama. Manusia bisa salah dan khilaf kapan saja," katanya.

Rico juga mengajak jajaran pemerintah untuk menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai ajang refleksi diri, termasuk dalam memaknai posisi seorang pemimpin sebagai pelayan masyarakat, bukan figur yang harus diagungkan.

"Pimpinan itu pelayan masyarakat, bukan untuk dielu-elukan," tegasnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum menyampaikan apresiasi atas hubungan yang terjalin antara Pemerintah Kota Medan dan MUI. Ia menilai kerja sama yang terbangun selama ini berjalan baik dan saling mendukung.

Hasan juga menegaskan bahwa MUI memiliki tiga peran utama, yakni melayani umat, melindungi umat, serta menjadi mitra pemerintah dalam memberikan nasihat dan arahan keagamaan.

"MUI hadir sebagai mediator agar kehidupan keagamaan dan pemerintahan dapat berjalan seimbang," ujarnya.*

(dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ribuan Warga Semarakkan Fun Walk MUI Medan, Rico Waas Dorong Gaya Hidup Sehat di Pekan KHAS 2026
Rico Waas Lepas Ribuan Peserta Fun Walk Pekan KHAS MUI 2026, Ajak Warga Medan Hidup Sehat
DPR Buka Peluang Aturan Baru, Kampanye LGBT Jadi Sorotan
Survei Poltracking: Kepuasan Publik terhadap Prabowo-Gibran Capai 72,2 Persen
Usai Dadan Dicopot, Kantor BGN Digeledah Kejagung, Istana Tegaskan Komitmen Bersih-Bersih Tata Kelola
DPR Usul Lembaga Badal Haji Resmi Dibentuk, Cegah Praktik Ilegal dan Lindungi Jemaah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru