BREAKING NEWS
Minggu, 21 Juni 2026

Pemko Medan Optimistis Jadi Pusat MICE Nasional, Andalkan Perdagangan dan Keberagaman Budaya

Abyadi Siregar - Jumat, 19 Juni 2026 08:36 WIB
Pemko Medan Optimistis Jadi Pusat MICE Nasional, Andalkan Perdagangan dan Keberagaman Budaya
Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Odi Batubara, saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif di Radio Republik Indonesia (RRI) Medan, Rabu (17/6/2026). (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Pemerintah Kota Medan terus memantapkan langkah untuk menjadikan ibu kota Sumatera Utara sebagai salah satu pusat Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) di Indonesia.

Dengan dukungan sektor perdagangan yang kuat, pertumbuhan ekonomi yang positif, serta keberagaman budaya yang dimiliki, Medan dinilai memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Odi Batubara, saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif di Radio Republik Indonesia (RRI) Medan, Rabu (17/6/2026).

Baca Juga:

Odi menjelaskan, karakter Kota Medan berbeda dengan daerah tujuan wisata yang mengandalkan keindahan alam sebagai daya tarik utama.

Menurutnya, Medan memiliki kekuatan pada sektor perdagangan, aktivitas ekonomi, serta keragaman budaya yang telah berkembang selama bertahun-tahun.

"Medan basic-nya kota perdagangan. Pariwisata kita bukan berasal dari alam, sehingga MICE menjadi salah satu prioritas dan unggulan untuk meningkatkan sektor pariwisata," ujar Odi.

Ia menilai pertumbuhan ekonomi Kota Medan yang terus menunjukkan tren positif menjadi modal penting dalam mengembangkan industri MICE.

Meningkatnya aktivitas perdagangan dan bisnis dinilai mampu mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala regional, nasional, hingga internasional.

Kesiapan Medan sebagai kota tujuan MICE juga mendapat dukungan dari sektor perhotelan.

Perwakilan industri hotel, Rahmat, mengatakan fasilitas akomodasi dan lokasi penyelenggaraan kegiatan di Medan saat ini sudah cukup memadai untuk menampung berbagai event besar.

Selain itu, Medan juga memiliki keunggulan berupa keberagaman budaya yang menjadi identitas kota.

Menurut Rahmat, kondisi tersebut menjadi nilai tambah yang dapat menarik minat wisatawan maupun peserta kegiatan dari berbagai daerah.

"Kalau Bali punya budaya yang kuat, Medan justru punya keberagaman budaya yang lebih kompleks. Ini kekuatan besar," katanya.

Meski demikian, Odi menegaskan bahwa pengembangan sektor MICE tidak hanya bergantung pada banyaknya kegiatan yang digelar.

Kesiapan infrastruktur dan fasilitas pendukung juga menjadi faktor penting dalam menciptakan pengalaman yang baik bagi pengunjung.

Karena itu, Pemerintah Kota Medan saat ini tengah mematangkan konsep Kawasan Strategis Pariwisata yang terintegrasi guna mendukung pengembangan sektor pariwisata dan MICE secara berkelanjutan.

Menurut Odi, setiap penyelenggaraan kegiatan harus didukung fasilitas yang memadai, mulai dari jalur pedestrian, sistem keamanan, transportasi, hingga fasilitas umum lainnya.

"Kalau kita buat event besar tapi pedestrian tidak siap, keamanan tidak siap, toilet umum tidak ada, justru akan berdampak negatif terhadap citra kota," tegasnya.

Ia menambahkan, pembangunan kawasan wisata yang terintegrasi menjadi fondasi penting agar Medan tidak hanya menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai event, tetapi juga mampu memberikan kenyamanan dan pengalaman yang berkesan bagi wisatawan.

Dengan dukungan pemerintah, pelaku usaha, serta masyarakat, Pemko Medan optimistis kota ini dapat berkembang menjadi salah satu pusat MICE terkuat di Indonesia dan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rico Waas Terima Audiensi MNC Group, Bahas Peluang Kerja Sama Promosi Pembangunan Kota Medan
Lantik 69 Pejabat Manajerial, Rico Waas Ingatkan: Atasan Hanya Hierarki, yang Harus Dilayani adalah Masyarakat
Rico Waas Ajak Lansia Tetap Aktif dan Menjadi Inspirasi bagi Keluarga: Jangan Pernah Merasa Tua, Setiap Usia Punya Makna
Pemko Medan Perkuat Tata Kelola BUMD, Direksi Perumda Dibekali Capacity Building
Rico Waas Bahas Kerja Sama dengan BJB, Dorong Pembiayaan Inklusif dan Perkuat Ekosistem Digital Medan
Bobby Nasution Ingin Wisata Karo Naik Kelas, Pungutan di Kawasan Air Panas Bakal Dihapus: Jangan Sampai Seperti Siosar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru